
BARABAI (TABIRKota) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat menyalurkan bantuan kebakaran di Desa Tabudarat Hilir, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Arba (16/9).
Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi mengatakan, pemerintah daerah siap memberikan perhatian terhadap kondisi korban kebakaran.
“Bantuan tersebut salah satu bentuk dukungan agar masyarakat terdampak dapat segera memenuhi kebutuhan pascakebakaran,” katanya.
Bantuan yang diserahkan, ujarnya, dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan BPBD untuk warga yang rumahnya terbakar 100 persen, sebelumnya Rp2,5 juta, Alhamdulillah dinaikkan menjadi Rp15 juta per rumah.
“Semoga proses pencairan bantuan dapat dilakukan secepatnya sehingga dana tersebut bisa segera digunakan oleh korban sesuai kebutuhan paling mendesak,” ujarnya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) HST, Ahmad Apandi menambahkan, musim kemarau perlu menjadi perhatian masyarakat, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
“Kebakaran di Tabu Darat Hilir menghanguskan lima rumah yang terbakar 100 persen dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan masing-masing 15 persen dan 20 persen,” tambahnya.
Ahmad juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan listrik, terutama ketika hendak bepergian atau meninggalkan rumah. Arus listrik yang tidak diperlukan sebaiknya diamankan terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain bantuan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar lebih waspada selama musim kemarau.
Diimbau juga untuk memeriksa instalasi dan peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah, langkah sederhana tersebut dapat dilakukan untuk menekan risiko kebakaran. (adv)




