15 Bulan Memimpin, Bupati H Yamani Sukses Bawa Tapin Peroleh Terbaik 1 Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

“Pemkab Tapin berhasil menurunkan kasus kemiskinan di angka 2,91 persen dan menargetkan dapat turun menjadi 2,51 persen pada 2026 ini”

Bupati Tapin H Yamani menerima penghargaan terbaik 1 regional Kalimantan dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting (foto: TABIRkota/prokopim)

RANTAU (TABIRkota) – 15 bulan kepemimpinan Bupati Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Yamani berhasil dengan sukses membawa kabupaten setempat memperoleh predikat terbaik 1 regional Kalimantan dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Penghargaan diperoleh Tapin di bawah kepemimpinan Bupati H Yamani bersama Wakil Bupati (Wabup), H Juanda pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Platinum Hotel dan Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (5/5) kemarin.

Menurut H Yamani, penghargaan tersebut diserahkan Direktur Utama Tempo Media didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin sangat bangga bahwa upaya pemerintah daerah dalam penanganan kemiskinan dan stunting mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemkab Tapin berhasil menurunkan kasus kemiskinan di angka 2,91 persen dan menargetkan dapat turun menjadi 2,51 persen pada 2026 ini.

“Untuk kasus stunting, Tapin saat ini berada di angka 12,3 persen dan merupakan terbaik pertama regional Kalimantan untuk kategori kabupaten," katanya.

Ia menambahkan, dirinya selalu berkomitmen agar selama kepemimpinannya Tapin dapat berubah, khususnya tidak ada lagi kemiskinan dan tidak ada lagi anak stunting.

"Kita ingin Tapin tidak lagi menjadi daerah yang memiliki warga miskin dan anak stunting," tambahnya.

2025 lalu, Pemkab Tapin telah mengalokasikan anggaran senilai 73 miliar untuk penanganan kemiskinan dan stunting.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk beberapa program penanggulanan kemiskinan dan stunting, seperti program Rumah Tidak Layak Huni, jaminan kesehatan gratis, bantuan sosial dan lainnya. (ati/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Buka Lomba Kebaya Kartini, Ketua TP PKK Kapuas Ajak Perkuat Peran Perempuan

Rab Mei 6 , 2026
“Perempuan masa kini harus mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa”

You May Like

TABIRklip