
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap menolak narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di lingkungan kampus.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan melalui Deklarasi Bersama yang diikuti seluruh mahasiswa dan dosen STIE Muara Teweh di Aula Kampus, Muara Teweh, Sabtu (17/10).
Menurut Ketua Pembina Yayasan BATARA Muara Teweh yang juga Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H Tajeri, narkoba merupakan bahaya serius yang sangat mengancam masa depan generasi muda penerus bangsa.
"Narkoba merupakan bentuk penjajahan sistematis yang sudah banyak memakan korban,” ujarnya.
Ia mengatakan, STIE Muara Teweh tidak menoleransi adanya peredaran gelap narkoba di lingkungan kampus sekecil apa pun, karena sangat berbahaya.
“Kita berharap, dengan Kapolri yang baru, perang terhadap narkoba betul-betul terlaksana,” katanya.
Sementara itu, Ketua STIE Muara Teweh, Hj Sofia memastikan pihaknya akan terus memproteksi kampus dari ancaman narkoba, salah satunya saat penerimaan mahasiswa baru.
"Setiap mahasiswa baru yang akan memasuki kampus sudah kita bekali dengan edukasi pencegahan narkoba," katanya.
Pernyataan sikap yang tertuang dalam Deklarasi Bersama mencakup lima poin, sebagai komitmen bersama seluruh sivitas akademika STIE Muara Teweh untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berintegritas dan berprestasi tanpa narkoba.
Lima poin tersebut, yaitu menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan kampus dan berkomitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Mendukung upaya pencegahan dan edukasi bahaya narkoba bagi seluruh sivitas akademika serta bersedia menjaga integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam mewujudkan kampus yang bersih dari narkoba.
Terakhir, mendukung koordinasi dengan pihak berwenang apabila diperlukan dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba.
STIE Muara Teweh secara berkelanjutan akan terus berupaya membentengi lingkungan kampus dari narkoba yang merusak anak bangsa Indonesia. (ded/ra)



