
BANJARBARU (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pria paruh baya di Jalan Abimayu, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengalami kondisi membahayakan manusia, setelah terjepit di gorong-gorong sumur menggunakan teknik “mountaineering”, Sabtu (15/8).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, informasi perihal peristiwa yang menimpa korban dengan inisial J (53), warga Jalan Pamaton, Banjarbaru tersebut, diterima dari Borneo Rescue pada pukul 14.15 Wita.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mengerahkan satu tim rescue berjumlah tujuh personel menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car D-Max pada pukul 14.30 Wita dan tiba sekitar pukul 14.50 Wita,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Sabtu (15/8) petang.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan melakukan asesmen dan koordinasi untuk menentukan metode evakuasi yang aman serta efektif.
Mengingat korban berada dalam kondisi terjepit di ruang terbatas, proses evakuasi dilakukan menggunakan teknik pertolongan serta peralatan mountaineering, dan pada pukul 15.30 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengeluarkan korban dari dalam sumur.
Menurut I Putu Sudayana, operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Damkar Banjarbaru, Satpol PP Banjarbaru, Borneo Rescue, Gajah Rescue, serta warga setempat.
“Tim didukung Rescue Car D-Max, peralatan mountaineering, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya, di mana selama proses evakuasi, kondisi cuaca terpantau cerah serta tidak terdapat faktor penghambat yang berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan, keselamatan korban dan personel menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi tersebut, mengingat posisi korban berada dalam kondisi terjepit di dalam sumur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses evakuasi,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melakukan pekerjaan di sekitar sumur, gorong-gorong, maupun ruang terbatas dan memastikan aspek keselamatan diperhatikan serta tidak melakukan aktivitas berisiko seorang diri.
Setelah korban berhasil dievakuasi, pada pukul 16.00 WITA Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing serta penutupan operasi dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuan masing-masing, sementara Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin kembali ke kantor. (rls/ra)




