
BANJARBARU (TABIRkota) – Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), menghadirkan alur baru dalam proses keberangkatan jemaah umrah dengan menyediakan Holding Area di Lobby Keberangkatan dalam upaya meningkatkan pelayanan.
Menurut General Manager (GM) Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, fasilitas tersebut disiapkan sebagai area bagi jemaah untuk bertemu dan berpamitan dengan keluarga maupun para pengantar sebelum melanjutkan proses keberangkatan.
“Jemaah dapat menunggu dengan lebih nyaman selama proses check-in yang dilakukan oleh pihak agen perjalanan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com di Banjarbaru, ibu kota Kalsel, Kamis (24/9).
Holding Area juga dapat dimanfaatkan pihak agen perjalanan untuk melaksanakan berbagai persiapan keberangkatan, seperti briefing, pembagian boarding pass, serta pembagian ID Card jemaah umrah sebelum jemaah melanjutkan ke tahapan keberangkatan berikutnya.
Tidak hanya sebagai area tunggu, katanya, Holding Area juga dilengkapi dengan backdrop yang dapat dimanfaatkan sebagai spot foto bagi jemaah.
“Fasilitas tersebut memberikan kesempatan bagi jemaah untuk mengabadikan momen bersama keluarga maupun sesama jemaah sebelum memulai perjalanan ibadah,” katanya.
Alur baru tersebut diterapkan untuk mendukung kelancaran operasional, baik bagi pengguna jasa umum maupun jemaah umrah, sehingga proses keberangkatan dapat berlangsung lebih tertib dan terarah.
Ia menambahkan, Hadirnya Holding Area dan alur baru untuk jemaah umrah di Bandara Syamsudin Noor menjadi langkah nyata upaya peningkatan pelayanan, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan proses keberangkatan jemaah umrah.
Selepas dari Holding Room, para jemaah umrah akan mengikuti arahan petugas melanjutkan proses keberangkatan (boarding) melalui Pintu Kedatangan Domestik menuju Security Check Point.
Jemaah umrah maupun para pengantar diminta untuk mengikuti tanda dan arahan petugas di area Lobby Keberangkatan agar lebih nyaman dalam persiapan menjelang ibadah.
Diharapkan, pembaruan tersebut dapat memberikan pengalaman keberangkatan yang lebih baik bagi seluruh jemaah umrah yang menggunakan Bandara Internasional Syamsudin Noor. (rls/ra)



