
BANJARMASIN (TABIRkota) – Memasuki hari ketiga belas operasi SAR KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (25/9), tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi sepuluh jasad korban.
Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, kesepuluh jasad korban tersebut terdiri dari lima yang dievakuasi dari bangkai kapal dan lima lainnya yang ditemukan di perairan.
“Lima jasad korban berhasil dievakuasi tim penyelam gabungan dari bangkai KM Virgo Transport 8 ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai,” ujarnya.
Kelima jasad korban tersebut selanjutnya dievakuasi melalui udara menggunakan helikopter HR-3601 ke Lapangan Udara (Lanud) Syamsudin Noor Banjarbaru.
Selain itu, katanya, tim SAR Gabungan juga menemukan tiga jasad korban di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Dua jasad korban lainnya, ditemukan di Pantai Sandurian, Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir, Seruyan, Kalteng,” katanya.
Kelima jasad korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara dan akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.
Ia menambahkan, upaya pencarian masih terus dilakukan melalui penyelaman, penyisiran permukaan, serta dukungan udara dengan mengerahkan seluruh sumber daya SAR yang tersedia.
“Seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap para korban yang masih belum ditemukan,” tambahnya.
Tim SAR Gabungan akan segera menindaklanjuti setiap informasi dan temuan di lapangan.
Fokus utama saat ini adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada pihak keluarga.
Hingga Jumat (25/9) pukul 12.00 WITA, tercatat 160 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 52 lainnya dalam kondisi meninggal dunia.
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) lalu sekitar pukul 02.00 dini hari saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). (ra)




