
BANJARMASIN (TABIRkota) — Memasuki hari keempat belas Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport-8 di Laut Jawa, Sabtu (26/9), tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi sepuluh jasad korban.
Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, kesepuluh jasad korban tersebut terdiri dari empat yang dievakuasi dari bangkai kapal dan enam lainnya yang ditemukan terdampar di perairan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Hingga Sabtu (26/9) pukul 16.10 WITA, tim penyelam gabungan melaksanakan penyelaman Sortie I – IV dan berhasil menemukan empat jasad korban,” ujarnya.
Ia mengatakan, operasi penyelaman dilaksanakan dari KN SAR Pacitan dengan menyisir dan mencari korban di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
“Empat jasad korban tersebut kemudian dibawa menuju KRI Gusti Ngurah Rai (GNR) untuk proses penanganan lebih lanjut,” katanya.
Jasad para korban selanjutnya dibawa ke Landasan Udara (Lanud) Syamsudin Noor Banjarbaru menggunakan helikopter HS Panther 1311 dan mendarat pada pukul 18.18 Wita.
Ia menambahkan, tim SAR gabungan di Palangka Raya, Kalteng juga berhasil mengevakuasi enam jasad lainnya, yang dipastikan merupakan penumpang KM Virgo Transport 8.
“Enam jasad korban itu terdiri dari dua jasad yang ditemukan di Kabupaten Seruyan, tiga jasad di Sukamara dan satu jasad di Pangkalan Bun,” tambahnya.
Basarnas sendiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama seluruh unsur SAR gabungan, baik dalam pencarian di lokasi utama kecelakaan maupun di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan personel, kapal, penyelam, serta sarana pendukung lainnya hingga seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi.
Hingga Sabtu (26/9) pukul 18.00 WITA, sebanyak 172 orang telah berhasil ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 64 orang lainnya ditemukan meninggal dunia.
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) lalu sekitar pukul 02.00 dini hari saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). (ra)




