Hadapi MTQN XXXVII Kalsel, Ketua LPTQ Balangan Akhmad Fauzi Tekankan Kesiapan Mental Kafilah

“MTQN XXXVII Kalsel dijadwalkan berlangsung di Marabahan, ibu kota Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang akan diselenggarakan dari 18 hingga 26 Juni mendatang”

Wabup Balangan, Akhmad Fauzi memberikan arahan pada Rapat Persiapan MTQN XXXVII Kalsel 2026 (foto: TABIRkota/mc blg)

PARINGIN (TABIRkota) – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi menekankan tentang pentingnya kesiapan mental para kafilah dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Akhmad Fauzi saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Balangan pada MTQN XXXVII Tingkat Kalimantan Selatan, di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Senin (25/5).

Menurutnya, selain kesiapan mental peserta, hal penting lainnya adalah kepatuhan terhadap arahan pendamping serta disiplin mengikuti peraturan yang berlaku.

"Benar-benar menyiapkan mental dan harus bersemangat agar mampu bersaing dengan kafilah dari daerah lain," ujarnya.

Ia mengatakan, setiap kabupaten/kota se-Kalsel tentu akan mengirimkan peserta terbaiknya, termasuk Balangan yang juga telah menyiapkan kafilah terbaik untuk berlaga di MTQN tingkat provinsi.

“Seluruh kafilah Balangan agar fokus mempersiapkan diri, termasuk mengulang bacaan Al-Qur’an, meminta restu orang tua, memperbanyak doa, serta menyerahkan segala usaha kepada Allah SWT,” katanya.

Pelaksanaan MTQN XXXVII Kalsel dijadwalkan berlangsung di Marabahan, ibu kota Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang akan diselenggarakan dari 18 hingga 26 Juni mendatang.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Balangan, Nahdiyatul Husna mengatakan, keterlibatan seluruh lembaga dan instansi dalam MTQ merupakan satu kesatuan tim untuk membawa nama baik Balangan.

"Kita merupakan satu tim, karena ini tidak lagi membawa nama lembaga masing-masing atau instansi, tetapi satu kesatuan bagaimana caranya Balangan menjadi peserta terbaik," katanya.

Ia menambahkan, terdapat tiga hal utama dalam persiapan menghadapi MTQ, yakni kualitas persiapan, kekompakan tim dan strategi.

"Persiapan meliputi kerja keras dan kerja tuntas seluruh official, pelatih, pendamping, serta peran pemerintah daerah,” tambahnya.

Diharapkan, dengan persiapan yang matang, para kafilah Balangan dapat mempersembahkan hasil terbaik serta membawa nama baik daerah di kancah provinsi. (fer/ra)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Buka Rakor Camat, Bupati Barut Tegaskan Program Harus Terukur dan Berdampak Nyata

Sel Mei 26 , 2026
“Semua program dilaksanakan perangkat daerah Barut harus menghasilkan output serta outcome yang jelas bagi masyarakat dan bukan sekadar rutinitas”

You May Like

TABIRklip