Siapkan SDM Lokal Barito Utara Hadapi Dunia Kerja, PT SMM Gelar Kuliah Umum di Politeknik Muara Teweh

“Melalui kegiatan SMM Mengajar, PT SMM berharap hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri dapat semakin erat”

SMM Mengajar Kuliah Umum di Politeknik Muara Teweh sebagai upaya membantu menyiapkan SDM lokal di Barito Utara menghadapi dunia kerja (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar kegiatan SMM Mengajar Kuliah Umum di Politeknik Muara Teweh sebagai upaya membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal menghadapi dunia kerja.

Menurut Kepala Teknik Tambang PT SMM, Joko Martoyo, kegiatan SMM Mengajar Kuliah Umum dengan tema Mining Industry Insight: Process, People and Sustainability” tersebut, telah dilaksanakan di Aula Politeknik Muara Teweh pada Sabtu, (25/7) lalu.

“Kuliah umum diikuti hampir 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, staf Politeknik Muara Teweh, Kepala Teknik Tambang PT SMM, serta jajaran manajemen perusahaan, meliputi para department head dan section head dari berbagai fungsi operasional maupun pendukung perusahaan,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barito Utara, Kamis (30/7).

Peserta kegiatan berasal dari seluruh program studi di Politeknik Muara Teweh, yaitu Teknik Pertambangan, Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan dan Manajemen Informatika.

Mahasiswa dari semester awal hingga semester akhir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan untuk memperoleh gambaran mengenai proses bisnis industri pertambangan sekaligus memahami kompetensi yang diperlukan dalam memasuki dunia kerja.

Sebagai pemateri utama, Kepala Teknik Tambang PT SMM, Joko Martoyo pada kesempatan tersebut memaparkan tentang pemahaman mengenai proses bisnis pertambangan dari hulu hingga hilir.

Pembahasan mencakup proses makro pertambangan, mulai dari eksplorasi, perencanaan dan desain tambang, pengupasan tanah penutup, penambangan batubara, pengangkutan, pengolahan di Coal Processing Plant hingga reklamasi dan revegetasi.

Joko Martoyo mengatakan, selain fungsi utama, mahasiswa juga diperkenalkan dengan peranan departemen pendukung dalam menjaga keberlangsungan operasi perusahaan meliputi Environment, Health, and Safety; Supply Management; Human Capital and General Services; serta Corporate Social Responsibility.

“Materi juga menekankan penerapan Good Mining Practice, keselamatan pertambangan, pengelolaan lingkungan, konservasi batubara, ketenagakerjaan, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab serta dilaksanakan serah terima bantuan peningkatan fasilitas pendidikan berupa aula dan videotron kepada Politeknik Muara Teweh.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Joko Martoyo yang diterima Wakil Direktur Politeknik Muara Teweh, Ilhan.

Melalui kegiatan SMM Mengajar, PT SMM berharap hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri dapat semakin erat.

Program tersebut juga diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai proses, sumber daya manusia, dan prinsip keberlanjutan dalam industri pertambangan, sekaligus mendorong mahasiswa lokal untuk terus meningkatkan kompetensi serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TUNTUT PLN

Kam Jul 30 , 2026
Pewarta: Mardedi Editor: Rasta Albanjari Uploader: Donathan El Sans Post Views: 17

You May Like

TABIRklip