Tim SAR Gabungan Cari Pria Diduga Mabuk yang Tenggelam di Sungai Martapura

“Korban terlihat berada di tepi Sungai Martapura dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman beralkohol, lalu menceburkan diri ke sungai dan tenggelam”

Tim rescue Basarnas Banjarmasin melakukan pencarian pria diduga mabuk yang tenggelam di Sungai Martapura (foto: TABIRkota/hms sar bjm)

MARTAPURA (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria yang diduga mabuk dan tenggelam di Sungai Martapura, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (21/7).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, pria yang diketahui Bernama Dillah (20), warga Desa Keliling Benteng Ulu tersebut, diduga mabuk dan menceburkan diri ke sungai.

“Informasi kejadian diterima Basarnas Banjarmasin sekitar pukul 18.30 WITA dari anggota Polsek Martapura Barat, Bagus,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Selasa (21/7).

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 16.00 WITA, korban terlihat berada di tepi Sungai Martapura dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman beralkohol, lalu menceburkan diri ke sungai dan tenggelam.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pencarian awal, namun korban tidak berhasil ditemukan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.

Menurut I Putu Sudayana, menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 18.50 WITA Basarnas Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue, terdiri dari enam personel menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car dengan estimasi tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WITA.

“Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melakukan asesmen awal dan menyusun rencana pencarian sesuai prosedur operasi SAR,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Basarnas Banjarmasin, Polsek Martapura Barat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR) serta warga setempat.

Ia menambahkan, peralatan yang dikerahkan antara lain Rescue Car, rubber boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, Aqua Eye, dua set peralatan selam serta peralatan pendukung lainnya dan selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan cerah serta tidak terdapat kendala berarti di lapangan.

“Tim SAR Gabungan melaksanakan upaya pencarian dengan menyisir permukaan sungai, melakukan pemantauan menggunakan peralatan pendukung serta berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk memaksimalkan proses pencarian,” tambahnya.

Basarnas Banjarmasin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama menghindari kondisi yang dapat membahayakan diri sendiri.

Apabila terjadi keadaan darurat, diminta untuk segera melaporkan kepada Basarnas Banjarmasin agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip