
MUARA TEWEH (TABIRkota) — Medco Energi Bangkanai Ltd yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) membagikan ratusan box masker di lima desa binaan serta pelajar di sejumlah sekolah di kabupaten setempat, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Manager Field Relations & Security Kalimantan Region Medco Energi Bangkanai Ltd, Rivian Praggita Oktara mengatakan, pembagian ratusan box masker tersebut dilaksanakan melalui program Medco Siaga Kabut Asap Karhutla.
“Pembagian masker dilakukan di lima desa binaan, masing-masing Desa Luwe Hulu, Karendan, Haragandang, Muara Pari dan Rahaden serta menyasar pelajar di beberapa sekolah di Muara Teweh, yaitu SMAN 1 Muara Teweh dan MTsN Muara Teweh, dengan total 250 masker” katanya di Muara Teweh, ibu kota Barito Utara, Jumat (19/9).
Menurutnya, melalui kegiatan Medco Siaga Kabut Asap Karhutla, Medco Energi Bangkanai Ltd ingin berkontribusi membantu masyarakat menghadapi potensi dampak kabut asap akibat karhutla.
“Pembagian masker merupakan salah satu langkah preventif yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan para pelajar, khususnya dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, Medco Energi Bangkanai Ltd diwakili Supervisor External Relations, Asep Ahmad dan Officer PPM Bangkanai, Aulianur Fajri yang berkoordinasi dengan pihak desa dan sekolah dalam proses penyaluran masker kepada masyarakat serta pelajar.
Ia menambahkan, selain pembagian masker, Medco Energi Bangkanai Ltd juga mengimbau masyarakat dan pelajar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara kurang baik.
“Masyarakat diharapkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk,” tambahnya.
Program Medco Siaga Kabut Asap Karhutla sekaligus menjadi bagian dari upaya Medco Energi Bangkanai Ltd untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah operasi melalui kegiatan yang responsif terhadap kebutuhan dan kondisi yang ada. (rls/ra)



