
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Sepasang suami istri asal Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), Alif Nur Cahyono (35) beserta istrinya, Lita Lestari (37), turut menjadi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Ahad (13/9) dini hari lalu.
Menurut ayah korban Lita Lestari, pihak keluarga di Bintang Ninggi II berharap, pasang suami istri tersebut akan ditemukan dalam kondisi selamat.
“Mereka (Alif Nur Cahyono dan Lita Lestari, red) berangkat ke Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sekitar satu bulan yang lalu,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barito Utara, Selasa (15/9).
Pasangan suami istri tersebut, katanya, berangkat ke Surabaya dengan maksud untuk berobat.
“Berangkat (dari Banjarmasin, red) ke Surabaya juga menggunakan kapal yang sama (KM Virgo Transport 8, red),” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Bintang Ninggi II, Taufikurrahman mengatakan, pasangan suami istri tersebut memang benar merupakan warga desa setempat.
“Mereka dari Jawa, sudah pindah alamat ke sini (Bintang Ninggi II, red) tetapi baru saja menyerahkan KTP kepada saya,” katanya.
Alif Nur Cahyono diketahui masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Trenggalek, Jatim sedangkan Lita Lestari sudah memiliki KTP Barito Utara.
Disebutkan, pasangan suami istri tersebut memiliki seorang putri yang saat ini sedang menempuh pendidikan di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Barito Utara. (ded/ra)




