
BARABAI (TABIRkota) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan tersebut disampaikan Kasi Kedaruratan BPBD dan Damkar HST, Fitriadi saat dihubungi Tabirkota.com, Jum’at (18/9).
“Per september ini sekitar 75 titik api dan total luasan 160,70 hektar lahan terbakar,” ujarnya.
Untuk kabut asap di HST, katanya, memang ada kaitan dengan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), namun belum dapat dipastikan berasal dari kabupaten atau daerah lain.
“Kabut asap sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin, sehingga untuk memastikan sumber asap perlu pemantauan lebih lanjut,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi setiap ada kesempatan di instansi atau kantor desa, bahkan di sekolah juga disisipkan materi kebencanaan karhutla.
“Saat ini kami juga melakukan imbauan yang sifatnya edukasi melalui media sosial dan spanduk,” tambahnya.
Kepada masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, terutama saat musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka atau membersihan lahan dengan cara dibakar.
Jika ada terjadi karhutla segera hubungi BPBD dan Damkar HST untuk penanganan. (adv)



