
BARABAI (TABIRkota) — Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memotong lima ekor hewan kurban dan mendistribusikannya ke mualaf (orang yang memeluk agama islam), di Lereng Pegunungan Meratus pada Kamis (28/5).
Ketua BP Lazismu HST, M Fuad Rahman mengatakan, pemotongan hewan kurban tersebut merupakan profeam QurbanMu sebagai agenda rutin tahunan Muhammadiyah.
“Fokus kami adalah pemerataan distribusi hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah binaan Muhammadiyah, yakni wilayah Pegunungan Meratus,” katanya, di Barabai, Ibu Kota HST, Jum’at (29/5).
Program QurbanMu, ujarnya, berhasil menghimpun dan menyalurkan tiga ekor sapi dan dua kambing yang dagingnya didistribusikan ke masyarakat mualaf.
“Kami menyalurkan di dua kabupaten, yakni HST dan Hulu Sungai Selatan (HSS) yang terdiri dari Desa Karamat, Dusun Papagaran, Dusun Patikalain, Dusun Kindingan dan Kamawakan,” ujarnya.
Wilayah tersebut merupakan daerah dengan mayoritas penerima manfaat adalah mualaf yang memiliki keterbatasan aksesk melaksanakan ibadah kurban.
Lazismu HST menargetkan lebih dari 500 jiwa penerima manfaat agar merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dan merasakan distribusi daging kurban secara merata.
Selain berbagi, tambah M Fuad Rahman, kegiatan tersebut menjadi bagian dari mempererat ukhuwah islamiyah, kepedulian aosial dan menghadirkan syiar dakwah kemanusiaan hingga ke wilayah terpencil.
“Program QurbanMU bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan komitmen Lazismu HST dalam menghadirkan manfaat qurban yang lebih luas dan tepat sasaran,” tambahnya.
Kehadiran mudhohi (sebutan orang yang melaksanakan ibadah kurban, red), peserta Patungan QurbanMU, donatur serta relawan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program trrsebut dari tahun ke tahun.
Selain fokus pada aspek sosial dan ibadah, pelaksanaan QurbanMU juga mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan.
Proses pendistribusian daging qurban dilakukan menggunakan kemasan daur ulang sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dalam setiap aktivitas sosial keagamaan.
Diharapkan program QurbanMu dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para pekurban dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga muallaf di kawasan lereng Meratus.
Lazismu HST juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program kurban yang amanah, profesional, berdampak dan berkelanjutan setiap tahunnya. (fer)



