
BANJARMASIN (TABIRkota) – Memasuki hari ketiga (H3) operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban karamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Ahad (13/9) dini hari lalu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI meningkatkan kekuatan di lapangan.
Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, saat ini operasi SAR telah diperkuat dengan 1.097 personel, kapal pendukung, unsur udara serta potensi SAR.
“Personel terdiri atas Basarnas dan instansi pendukung SAR Laut TNI AL, Polda Kalsel, kapal pendukung, unsur udara, serta potensi SAR yang didukung lima unit alut udara dan 17 unit alut laut,” ujarnya di Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9).
Ia mengatakan, seluruh unsur SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
“Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan area pencarian dapat ditentukan secara efektif dan peluang ditemukannya korban semakin besar,” katanya.
Ia menambahkan, evaluasi terhadap area pencarian dilakukan berdasarkan perkembangan operasi, kondisi lingkungan, serta informasi terbaru yang diperoleh Tim SAR Gabungan di lapangan.
“Selain mengoptimalkan penyisiran melalui Search and Rescue Unit (SRU) laut dan udara, tim juga terus melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan serta memperbarui data korban secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) lalu.
Dalam pelaksanaan operasi SAR hari ini, Selasa (15/9), 22 orang korban dalam keadaan selamat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang dibawa Rigid Buoyant Boat (RBB) Lanal Banjarmasin, yang sebelumnya berhasil dievakuasi KM Cahaya Bahari Jaya dan ditransfer ke KRI Nala.
Pukul 11.23 WITA, helikopter HR-3601 tiba di Bandara Syamsudin Noor membawa dua korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific.
Disusul pada pukul 11.55 WITA, helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama dengan membawa dua korban meninggal dunia lainnya dari TB Trans Coal Pacific.
Hingga saat ini, 114 korban telah dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia serta 129 orang masih dalam pencarian dan menjadi fokus utama operasi SAR hari ketiga. (ra)




