
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Entah setan yang merasuki J alias Latin (28) warga Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga mampu berbuat durhaka dan tega menebas leher Nandi (61), yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri hingga tewas bersimbah darah.
Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatreskrim, AKP Denny Afrizal Saputra saat dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian tersebut.
"Benar (terjadi, red) dan untuk pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolres Kapuas guna proses hukum lebih lanjut,” ujarnya di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Sabtu (10/7).
Disebutkan, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Jumat (10/7) sekitar pukul 05.00 WIB di Pujon Seberang.
Menurut keterangan salah seorang saksi, Giat Susanto (57) yang merupakan ipar dari pelaku, sebelum peristiwa sadis itu terjadi, dirinya mendengar suara rebut-ribut.
“Sebelum kejadian, terdengar pelaku dengan korban ribut-ribut, namun hal tersebut tidak terlalu saya hiraukan karena memang sering terjadi,” ujarnya.
Tak lama kemudian, Giat Susanto mendengar tetangga di seberang rumahnya berteriak meminta tolong.
Saat keluar rumah, Giat Susanto melihat korban sudah tergeletak di kolong depan rumah dengan bersimbah darah.
Korban tewas dengan luka bacok di leher bagian belakang, luka bacok di punggung dan lutut.
Atas peristiwa tersebut, Giat Susanto melapor ke Polsek Kapuas Tengah yang segera mengamankan pelaku.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami motif pelaku yang karena perbuatannya, dijerat Pasal 458 Ayat (1) juncto Ayat (2) dengan ancaman hukuman diperberat karena unsur hubungan keluarga. (yul/ra)




