Lepas Peserta Pendidikan FODP dan FMDP, Bupati Tabalong Apresiasi Peran PT PPA Ciptakan Tenaga Terampil

“Program pendidikan FODP dan FMDP yang dilaksanakan PT PPA sejalan dengan program prioritas Tabalong Smart untuk mencetak tenaga terampil”

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani memasangkan helm sebagai tanda pelepasan peserta program pendidikan (foto: TABIRkota/ist)

TANJUNG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi peran PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dalam upaya menciptakan tenaga kerja lokal yang terampil melalui program pendidikan Fresh Operator Development Program (FODP) dan Fresh Mechanic Development Program (FMDP).

Apresiasi tersebut disampaikan H Muhammad Noor Rifani saat melepas secara resmi 30 peserta program pendidikan FODP dan FMDP yang dilaksanakan PT PPA di Ballroom Lantai II Hotel Aston Tanjung, Kamis (2/4).

Menurutnya, program pendidikan FODP dan FMDP yang dilaksanakan PT PPA sejalan dengan program prioritas Tabalong Smart untuk mencetak putra daerah sebagai tenaga terampil.

“Diharapkan, program yang dilaksanakan PT PPA dapat menjadi contoh bagi dunia usaha lain, untuk turut berkolaborasi dalam upaya percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam program pendidikan FODP dan FMDP, PT PPA telah mengirimkan peserta untuk batch satu sebanyak 30 orang dan disusul dengan batch dua juga sebanyak 30 orang untuk mengikuti pelatihan selama delapan bulan di Site MHO Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

30 peserta terpilih yang akan mengikuti pendidikan terdiri dari 15 orang untuk posisi fresh operator dan 15 orang fresh mechanic.

Penanggung Jawab Operasional (PJO) PT PPA, Wahyu Binuka mengatakan, peserta pendidikan harus memenuhi batas usia minimal mulai dari usia 20 hingga 23 tahun.

“Selain keterampilan teknis, para peserta juga ditekankan tentang pembentukan disiplin, etos kerja dan budaya keselamatan kerja sebagai prioritas utama, serta dapat langsung bekerja di PT PPA usai mengikuti pendidikan,” katanya.

Pada kegiatan pendidikan kali ini, para peserta berasal dari Desa Lok Batu dan Mahe Seberang di Kecamatan Haruai, Bilas dan Kaong di Upau, Kasiau di Murung Pudak serta Warukin dan Padang Panjang di Tanta. (lhm/ra)

Pewarta: Ilham Ali Naufal

Journalist - Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

9 Jam Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Lansia Tenggelam di Haur Gading HSU

Kam Apr 2 , 2026
"Korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Arba (1/4) sekitar pukul 22.10 Wita dan setelah sembilan jam pencarian, berhasil ditemukan dalam kondisi MD"

You May Like

TABIRklip