
TANJUNG (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Pasar Murah sebagai upaya mengendalikan inflasi menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Pasar Murah yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabalong, M Zainal Arifin serta Kabid Perdagangan dan Kemetrologian DKUPP setempat, Noviana Eredha tersebut, dilaksanakan di halaman Gedung Saraba Kawa Tanjung, Jumat (22/5).
Menurut Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menjelang Idul Adha, harga sebagian bahan poko ada yang mengalami kenaikan, terutama minyak dan gula.
“Kenaikan beberapa komoditas bahan pokok disebabkan stok pendistribusian dari Banjarmasin mengalami penurunan, yang biasanya seminggu tiga kali, sekarang jadi hanya sekali seminggu,” ujarnya.
Ia mengatakan, berkurangnya arus distribusi dari Banjarmasin merupakan imbas dari kenaikan harga BBM.
“Meski terjadi pengurangan distribusi dan kenaikan harga, namun masyarakat agar tidak panik,” katanya.
Pada kegiatan pasar murah tersebut, berbagai kebutuhan bahan pokok dijual dengan harga relatif lebih terjangkau dari harga di pasaran.
Seperti bawang merah yang dijual Rp37 ribu per kilogram, bawang putih Rp31 ribu per kilogram, tepung Siip dan tepung Tulip Rp9.500 per dus.
Kemudian, ada gula pasir yang dijual Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, telur ayam Rp50 ribu satu rak, telur bebek Rp2.500 per biji atau Rp70 ribu satu rak serta teh kotak Rp4.500 per bungkus.
Selain itu, juga terdapat ikan, bibit tanaman dan sayur-sayuran yang dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) dengan melibatkan sejumlah distributor dan pelaku UMKM di Tabalong. (lhm/ra)




