
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj Maya Savitri Shalahuddin memaparkan inovasi Tamasya Taman Penitipan Anak (TPA) Bunda Piara di Area Pasar.
Pemaparan tersebut disampaikan Hj Maya Savitri Shalahuddin saat temu virtual (zoom meeting) bersama Tim Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak (Dilbanak) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) di Rumah Jabatan Bupati Barut, Muara Teweh, Selasa (2/6).
“Program tamasya merupakan langkah solutif dan inspiratif untuk menghadirkan ruang pengasuhan, serta edukasi yang aman, ramah anak dan inklusif,” ujarnya.
Ia mengatakan, inovasi dan tema lomba yang diangkat, yakni “Tamasya TPA Bunda Piara di Area Pasar”.
“Keberadaan TPA di area publik menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan hak anak, sekaligus membantu orang tua yang bekerja di sektor pasar agar tetap optimal mengaduh buah hati,” katanya.
Ia menambahkan, praktik TPA Bunda Piara diharapkan tidak hanya memperkuat posisi di ajang nasional.
“Kami mengharapkan praktik tersebut menjadi role model yang menginspirasi daerah lain falam mengintegrasikan fasilitas ramah anak di area publik,” tambahnya.
TPA Bunda Piara terpilih sebagai salah satu Nominasi Praktik Baik Cerita Inspiratif di Area Publik yang diselenggarakan oleh BKKBN. (ded/fer)




