Bantu Temukan Barang Ketinggalan di Bandara, PT Angkasa Pura Indonesia Luncurkan LOFIA

“Barang hilang atau tertinggal di Bandara masih bisa ditemukan menggunakan aplikasi LOFIA yang tersedia di Google Play Store”

Petugas Bandara menjelaskan kepada pengguna jasa tentang aplikasi LOFIA untuk menemukan kembali barang hilang atau tertinggal (foto: TABIRkota/hms bdj)

BANJARBARU (TABIRkota) – PT Angkasa Pura Indonesia meluncurkan aplikasi Lost and Found InJourney Airports atau LOFIA untuk membantu penumpang yang ketinggalan atau kehilangan barang di Bandar Udara (Bandara).

Menurut CEO Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Minggus ET Gandeguai, LOFIA telah disiapkan pengelola Bandara di Regional VI yang meliputi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman – BPN, Bandara Syamsudin Noor – BDJ, Bandara Supadio – PNK dan Bandara Tjilik Riwut – PKY.

“Barang hilang atau tertinggal masih bisa ditemukan melalui prosedur resmi yang telah disiapkan pengelola Bandara di Regional VI, menggunakan aplikasi LOFIA yang tersedia di Google Play Store,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com di Banjarbaru, ibu kota Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (21/5).

Apabila kehilangan barang di Bandara, khususnya yang tergabung di Regional VI seperti Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, dapat melapor melalui aplikasi LOFIA dengan tiga langkah.

Pertama, download aplikasi di Google Play Store, kemudian masuk menggunakan alamat email serta kata sandi yang telah terdaftar, dan tersedia juga opsi masuk praktis melalui akun Google.

Langkah kedua, di halaman awal tersedia informasi Recently Found yang menampilkan barang-barang yang baru saja ditemukan petugas bandara dan jika terdapat barang yang milik pengguna jasa yang tertinggal, dapat dilakukan klaim dengan menunjukkan bukti kepemilikan seperti deskripsi ciri khusus yang hanya diketahui pemilik atau unggah foto bukti kepemilikan.

Terakhir, jika barang yang hilang tidak muncul di Recently Found, dapat membuat laporan melalui ikon (+) di menu aplikasi dan mengisi nama serta email, kemudian isi detail barang, jika ada foto bisa diupload dengan detail waktu dan lokasi.

Minggus ET Gandeguai mengatakan, pengguna jasa dapat memantau seluruh proses melalui aplikasi LOFIA.

“Jika penumpang masih berada di Bandara, bisa datang ke Customer Service dan nanti akan dibantu untuk dibuatkan laporannya,” katanya.

Ia menambahkan, jika barang hilang tidak segera diambil dalam waktu tertentu, petugas akan memindahkannya ke tempat penyimpanan untuk memastikan barang tetap aman hingga pemilik datang menjemput.

“Barang temuan disimpan maksimal satu minggu di Bandara sebelum dipindahkan ke tempat penyimpanan, sedang barang berupa makanan hanya disimpan selama satu hari sebelum dimusnahkan dan barang selain makanan yang tidak diambil dalam kurun waktu satu bulan, akan disumbangkan atau dimusnahkan,” tambahnya.

Meskipun layanan pelaporan barang melalui aplikasi LOFIA telah tersedia, penumpang tetap diimbau untuk selalu memastikan barang bawaannya aman saat di Bandara. (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lantik Pengurus LPTQ, Bupati HST Dorong Pengurus Hadirkan Program Inovatif

Kam Mei 21 , 2026
“Momentum pelantikan adalah langkah awal yang strategis dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan”

You May Like

TABIRklip