
MUARA TEWEH (TABIRkota) — SDN 1 Lemo II Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) meraih juara dua kategori pantomim dalam ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026.
Kepala SDN 1 Lemo II, Sosilawati mengatakan, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah dan diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan serta bakatnyamasing-masing.
“Prestasi tersebut tak lepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari guru pembimbing, orang tua siswa hingga pihak pembina sekolah yang terus mengembangkan pendidikan dan potensi siswa,” katanya, di Muara Teweh, Ibu Kota Barut, Arba (20/5).
Partisipasi dan prestasi yang diraih dalam FLS3N 2026, ujarnya, diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa SDN 1 Lemo II untuk terus meningkatkan kemampuan, rasa percaya diri, serta semangat berkarya di bidang seni dan budaya.
“Ajang tersebut juga menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua dan perusahaan pembina dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang prestasi peserta didik,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, tambahnya, SDN 1 Lemo II optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang kreatif dan berprestasi.
“Kami juga optimis mampu membawa nama baik sekolah di berbagai ajang kompetisi mendatang,” tambahnya.
Ajang tersebut digelar pada 11–12 Mei 2026, di Aula Disbudparpora dan SMPN 1 Muara Teweh, Barito Utara.
Ajang tahunan tersebut merupakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas dan bakat di bidang seni dan sastra, sekaligus menjadi sarana kompetisi positif bagi peserta didik tingkat sekolah dasar.
SDN 1 Lemo II juga berpartisipasi dalam lima cabang lomba, yakni menulis cerita, mendongeng, menyanyi, gambar bercerita dan pantomim.
Enam siswa SDN 1 Lemo II merupakan sekolah binaan PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Bina Harati Pama.
Prestasi yang diraih pada cabang pantomim menjadi bukti bahwa siswa SDN 1 Lemo II mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat kabupaten.
Penampilan pantomim yang mengangkat tema “Pantang Menyerah untuk Mengejar Prestasi” berhasil menarik perhatian dewan juri melalui penyampaian pesan moral yang kuat, ekspresi yang kompak dan penghayatan cerita yang baik. (ded/fer)



