Tingkatkan Kemandirian Peternak, Pemkab Balangan Masifkan Edukasi Biosecurity Ternak Kambing

“DKP3 Balangan telah menyiapkan dokter hewan dan petugas paramedik veteriner yang siap melayani setiap saat apabila ada keluhan dari para peternak”

Petugas DKP3 Balangan melaksanakan KIE penyakit menular dan biosecurity ternak di Nungka, Awayan (foto: TABIRkota/mc blg)

PARINGIN (TABIRAkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat, memasifkan kegiatan edukasi biosecurity ternak kambing dalam upaya meningkatkan kemandirian peternak.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, DKP3 Balangan, Ahmad Asmadi, edukasi salah satunya melalui kegiatan penyuluhan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang penyakit menular dan penerapan biosecurity ternak yang dilaksanakan di Desa Nungka, Kecamatan Awayan yang dilaksanakan pada Arba (13/5) kemarin.

“Kegiatan penyuluhan diisi sesi diskusi mengenai kunci sukses beternak kambing, mulai dari pemilihan bibit yang baik, manajemen pemeliharaan yang tepat, serta penyediaan pakan berkualitas,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis (14/5).

KIE sendiri merupakan program rutin yang dilaksanakan DKP3 Balangan kepada kelompok penerima bantuan ternak, sebelum bantuan disalurkan.

Ia mengatakan, penyuluhan yang diberikan terkait persiapan kelompok untuk mendapatkan bantuan, dari persiapan kandang, pengolahan pakan dan persiapan ternak agar tetap sehat dan bisa berproduksi.

“Setelah ternak diterima kelompok, DKP3 Balangan akan melakukan pembinaan serta membuka ruang konsultasi bagi peternak terkait perawatan ternak,” katanya.

DKP3 Balangan telah menyiapkan dokter hewan dan petugas paramedik veteriner yang siap melayani setiap saat apabila ada keluhan.

Ia menambahkan, DKP3 Balangan juga akan melakukan monitoring sejauh mana kelompok dapat mengelola ternak mereka.

“Penyuluhan dan pembinaan yang diberikan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di Balangan,” tambahnya.

Diharapkan, kelompok-kelompok peternak dapat mandiri, mampu mengelola ternak dan berkembang, sehingga dapat menambah penghasilan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan. (fer/ra)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gudang LPG dan Rumah Warga di Barsel Terbakar

Jum Mei 15 , 2026
“Satu truk tangki air Damkar menabrak pagar Kantor Bupati Barsel, saat mobilisasi menuju lokasi kebakaran”

You May Like

TABIRklip