
RANTAU (TABIRkota) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, meluncurkan program Zmart sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Peluncuran program ditandai pemotongan pita oleh Bupati Tapin, H Yamani yang dilaksanakan di Aula Sekretariat TP PKK setempat, Rantau, Arba (29/4).
Menurut H Yamani, program Zmart merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui penguatan sektor usaha mikro dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
“Program-program seperti ini harus benar-benar dijalankan dengan maksimal, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah dengan Baznas sangat penting dalam menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Seperti program bedah rumah yang dilaksanakan Pemkab Tapin bersama Baznas, harus dilaksanakan secara maksimal,” katanya.
Zmart yang dikelola Baznas bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dengan cara memberdayakan ekonomi masyarakat (mustahik) melalui pengembangan warung atau toko kelontong mikro agar lebih berdaya saing dan mandiri.
Terdapat lima tujuan spesifik dari program tersebut, antara lain meningkatkan kapasitas usaha, kemandirian ekonomi, pemberdayaan wilayah urban, pendampingan dan pelatihan serta membangun ekosistem bisnis.
Peluncuran program Zmart sendiri merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan zakat produktif.
Hadir pada kegiatan peluncuran program tersebut, Ketua TP PKK Tapin, Hj Faridah Yamani, Ketua Baznas, Noor Ipansyah, Ketua DPRD, Achmad Riduan Syah, Kapolres Tapin, AKBP Weldi Rozika, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari), Kodim 1010/Tapin, Kepala Kementerian Agama (Kemenag), perwakilan MUI, staf khusus dan tenaga ahli Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), H Unda Absori serta seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemkab setempat. (ati/ra)




