
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), H Shalahuddin menegaskan, bahwa tidak boleh ada anak di kabupaten setempat yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya.
Ketegasan tersebut disampaikan H Shalahuddin saat memimpin apel pagi di Dinas Pendidikan (Disdik) Barut, Muara Teweh, Selasa (22/4).
Menurutnya, pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga tidak boleh ada kata nanti, apalagi putus sekolah hanya gara-gara biaya.
“Sektor pendidikan merupakan prioritas, setelah kesehatan, dalam agenda besar pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan, setiap aparatur harus disiplin dan bekerja keras jika benar-benar ingin memajukan sektor pendidikan di Barut.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut ingin semua anak-anak bisa sekolah tanpa terkendala biaya, melalui program pendidikan gratis,” katanya.
Ia menambahkan, jangan sampai ada talenta muda daerah yang cita-citanya terhenti hanya karena persoalan biaya.
“Fokus kita jelas, bagaimana caranya agar anak-anak bisa mengenyam pendidikan yang bagus secara gratis,” tambahnya.
Untuk itu, segenap aparatur di lingkup Pemkab Barut diimbau agar menerapkan disiplin sebagai fondasi yang kuat dalam menjalankan pelayanan publik.
Pemkab Barut sendiri memiliki program unggulan daerah pendidikan gratis serta penyediaan beasiswa, mulai jenjang Diploma hingga S3 dan dokter spesialis.
Kepada masyarakat kabupaten setempat, diimbau untuk bersama-sama mengawal agar pendidikan di Barut semakin bagus dan merata sampai ke desa-desa. (ded/ra)




