Pastikan Tak Diskriminatif, Disdukcapil Kalsel Berikan Layanan Adminduk Bagi ODGJ

“Dalam melaksanakan pelayanan Adminduk bagi kelompok rentan seperti ODGJ, Disdukcapil Kalsel berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinsos dan RSJ Sambang Lihum”

Kepala Disdukcapil Kalsel, Zulkifli (foto: TABIRkota/mc kalsel)

BANJARBARU (TABIRkota) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), memastikan tidak ada diskriminatif dalam pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) bahkan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.

Menurut Kepala Disdukcapil Kalsel, Zulkifli, Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan hak setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali, termasuk ODGJ.

“Setiap orang harus mendapatkan layanan Adminduk, baik mereka yang dalam kondisi normal, disabilitas, maupun ODGJ,” ujarnya di Banjarbaru, ibu kota Kalsel, Senin (27/5).

Dalam melaksanakan pelayanan Adminduk bagi kelompok rentan seperti ODGJ, katanya, Disdukcapil Kalsel akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos) maupun Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

BACA JUGA :  WBP Lapas Narkotika Karang Intan Martapura Panen Satu Ton Nila

“Koordinasi dimaksudkan untuk memudahkan dan memastikan jika ODGJ bersangkutan sudah melakukan perekaman KTP-el atau belum,” katanya.

Jika ODGJ bersangkutan baru dan sebelumnya sudah melakukan perekaman, maka tidak jadi masalah, karena sudah terdata secara nasional.

Yang jadi persoalan, tambahnya, adalah ODGJ yang berkeliaran di jalan, karena sulit untuk mengidentifikasi apakah mereka sudah dilakukan perekaman atau belum.

“Karena itu perlu dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk merehabilitasi dan memfasilitasi pelayanan perekaman Adminduk,” tambahnya.

Kepada masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada instansi terkait bila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, agar pemerintah dapat segera melakukan pendataan. (ra)

Uploader: Zidna Rahmana

BACA JUGA :  Tingkatkan Sumberdaya Lahan, BPP se-Balangan Gelar Pertemuan Perhiptani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hanya Tiga Jam, Satreskrim Polres Tapin Ringkus Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Bawah Umur

Sen Mei 27 , 2024
"Pelaku diamankan Satreskrim Polres Tapin pada pukul 16.30 Wita, sekitar tiga jam setelah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang masih berusia delapan tahun"

You May Like

TABIRklip