
KOTABARU (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Syairi Mukhlis mengajak seluruh warga kabupaten setempat agar dengan kerendahan hati, memohon kepada Allah SWT supaya diturunkan hujan.
Ajakan tersebut disampaikan Syairi Mukhlis saat mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, mengikuti salat Istisqa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat di kawasan Siring Laut, Kotabaru, Arba (24/9).
Menurutnya, salat Istisqa menjadi ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan membawa keberkahan bagi Kotabaru.
“Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar sekaligus kerendahan hati sebagai hamba Allah SWT untuk memohon pertolongan-Nya, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan saat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, musim kemarau yang berkepanjangan dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Dampaknya, mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih, pertanian, perkebunan, peternakan hingga berbagai aktivitas lainnya,” katanya.
Karena itu, tambahnya, melalui momentum Salat Istisqa, semua pihak agar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, bertaubat atas segala kesalahan dan kekhilafan, memperbanyak sedekah serta amal kebajikan.
“Mari senantiasa menjauhi segala bentuk kemaksiatan serta kezaliman, dan semoga melalui doa dan ikhtiar bersama, Allah SWT berkenan mengabulkan permohonan kita,” tambahnya.
Salat Istisqa kali ini diinisiasi Kementerian Agama (Kemenag) Kotabaru bersama Forkopimda dan diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan sambutan penghantar yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kotabaru, H Nur Zazin, sebelum pelaksanaan Salat Istisqa dan khotbah.
Khotbah disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Putri Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Habib Ja’far Shodiq bin Hasan As-Segaf, dengan KH Ahmad Muzakir sebagai imam sekaligus memimpin doa. (adv)




