
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno mengapresiasi badan usaha, baik penanaman modal asing maupun dalam negeri, yang siap berpartisipasi membantu masyarakat melalui CSR bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Apresiasi tersebut disampaikan HM Wiyatno saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama Desk Program Skema Sharing Iuran (SSI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kuala Kapuas, Kamis (21/5).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, badan usaha dan seluruh pemangku kepentingan hendaknya terus diperkuat, demi mewujudkan pembangunan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat.
“2026 ini, Pemkab Kapuas menghadapi tantangan akibat penyesuaian fiskal, dimana terjadi pengurangan anggaran APBD dan transfer pusat yang berdampak pada penurunan alokasi iuran dan menurunnya tingkat keaktifan peserta BPJS menjadi sekitar 49 persen,” ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, katanya, pemerintah daerah mendorong peran serta badan usaha melalui program CSR untuk mendukung pembiayaan JKN melalui skema Sharing Iuran.
“Berdasarkan data, terdapat 53 badan usaha sektor perkebunan dengan potensi peserta non-aktif sekitar 34 ribu jiwa,” katanya.
Dukungan tersebut ditarget mampu menjangkau ribuan peserta dengan total donasi iuran mencapai ratusan juta rupiah untuk periode Juni hingga Desember mendatang.
Ia menambahkan, kebijakan pembangunan kesehatan kabupaten setempat mengacu pada Kerangka Pembangunan Jangka Menengah Kesehatan (KPJKM) tahun 2025–2029.
“Hal tersebut selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas yakni mewujudkan sumber daya manusia berkualitas, bermartabat dan berbudaya,” tambahnya.
Upaya mewujudkan visi tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan strategi memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan, serta memastikan pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. (adv)




