
PARINGIN (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, melaksanakan monitoring dan evaluasi titik parkir di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dishub Balangan, Musa Abdullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Keselamatan, Rizky Rakhman mengatakan, monitoring dan evaluasi dilaksanakan dalam upaya mewujudkan tata kelola parkir yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi, bertujuan untuk mendapatkan data akurat sebagai dasar penataan parkir yang lebih baik ke depan,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis (21/5).
Ia mengatakan, Dishub Balangan ingin memastikan, area parkir di pasar tertata rapi, aman bagi pejalan kaki dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Prinsip yang kami pegang adalah inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan, agar semua pengguna jalan mendapatkan ruang yang layak serta tertib,” katanya.
Sebagai tahap awal, monitoring difokuskan di Pasar Paringin dan Pasar Batumandi untuk mendapatkan data lapangan yang akan dijadikan bahan evaluasi penyusunan rekomendasi teknis penataan.
Ia menambahkan, setelah Pasar Paringin dan Batumandi, monitoring akan dilanjutkan ke pasar-pasar lain di kecamatan se-Balangan.
“Target kami, seluruh pasar tradisional di Balangan memiliki sistem parkir yang tertib dan terstandardisasi yang dalam proses penyusunannya, melibatkan pemerintah kecamatan, desa serta para pedagang,” tambahnya.
Pada pelaksanaannya, tim teknis dari Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Balangan turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi eksisting parkir, kapasitas area, pola pergerakan kendaraan serta dampaknya terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, diharapkan tata kelola parkir ke depan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat, mengurangi kemacetan di sekitar pasar serta mendukung aktivitas ekonomi yang lebih lancar. (fer/ra)




