Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027, Wabup Balangan Proyeksikan APBD Tembus 2,79 Triliun

“Dokumen KUA-PPAS disampaikan kepada DPRD untuk mendapatkan masukan dan persetujuan agar prioritas pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran”

Wabup Balangan, Akhmad Fauzi menyerahkan dokumen rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Balangan, Lindawati (foto: TABIRkota/mc blg)

PARINGIN (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Akhmad Fauzi memproyeksikan berdasarkan sejumlah asumsi dan perhitungan yang telah dilakukan, kemampuan APBD Kabupaten Balangan pada 2027 mencapai Rp2,79 triliun.

Proyeksi tersebut disampaikan Akhmad Fauzi saat menyerahkan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Balangan, Selasa (14/7).

Menurutnya, dokumen KUA-PPAS disampaikan kepada DPRD untuk mendapatkan masukan dan persetujuan agar prioritas pembangunan daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran pada 2027.

“Penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Balangan 2027,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyusunannya dilakukan dengan mempertimbangkan arah kebijakan fiskal nasional, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, serta arah pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Terdapat empat prioritas pembangunan daerah pada 2027, yakni penguatan layanan dasar yang berdampak langsung kepada masyarakat, penguatan ekonomi daerah, lingkungan dan layanan dasar, serta tata kelola pemerintahan dan sistem pendukung,” katanya.

Ia menambahkan, empat prioritas tersebut disusun sesuai kebutuhan daerah dan mendukung arah pembangunan pemerintah pusat maupun Pemprov Kalsel.

“Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah mulai menyusun rencana APBD 2027 dengan memperhatikan berbagai perkembangan yang memengaruhi kondisi keuangan daerah, termasuk aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran DPRD,” tambahnya.

Melalui penyerahan rancangan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta percepatan pembangunan di Balangan. (adv)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mantapkan Pemahaman Geopolitik Global, Bupati HST Ikuti KPPD Angkatan III 2026

Rab Jul 15 , 2026
“Daerah tidak bisa lagi berjalan dengan cara-cara biasa, kepala daerah harus mampu membaca perubahan, menangkap peluang dan menghadirkan kebijakan yang inovatif serta tepat sasaran”

You May Like

TABIRklip