Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, PT NPR di Barut Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

54

“Layanan kesehatan ditujukan bagi lansia, ibu hamil, balita, dan masyarakat umum di tiga desa yang merupakan wilayah pemberdayaan NPR yang juga wilayah kerja Puskesmas Lahei I”

PT NPR melalui program PPM melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan gratis di tiga desa di Kecamatan Lahei sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mendukung peningkatan akses kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional, PT Nusa Persada Resources (NPR) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis di tiga desa.

Menurut juru bicara PT NPR, Erwin Kartunde, kegiatan hasil kolaborasi dengan PT Pamapersada Nusantara-Site NPR (PAMA NPRL) dan Puskesmas Lahei I tersebut, dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Haragandang, Karendan serta Muara Pari, Kecamatan Lahei.

“Kegiatan dilaksanakan pada 25 hingga 27 Agustus lalu, dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dan pengobatan, serta pemberian vitamin kepada masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com. Selasa (8/9).

Layanan kesehatan ditujukan bagi lansia, ibu hamil, balita, dan masyarakat umum di tiga desa yang merupakan wilayah pemberdayaan NPR sekaligus wilayah kerja Puskesmas Lahei I.

Ia mengatakan, kegiatan melibatkan tenaga medis yang terdiri atas empat perawat, satu bidan, satu apoteker, satu analis laboratorium dan satu pengemudi ambulans.

“Kegiatan pertama berlangsung pada Selasa (25/8) di Kantor Kepala Desa Haragandang, dilanjutkan hari kedua, Arba (26/8) di Aula Desa Karendan dan hari ketiga, Kamis (27/8) di SDN 1 Muara Pari,” katanya.

Secara keseluruhan, sebanyak 260 warga mendapatkan layanan kesehatan gratis, dengan rincian 93 warga Haragandang, 102 warga Karendan, dan 65 warga Muara Pari.

Untuk mendapatkan pelayanan, masyarakat cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) dan setelah melakukan pendaftaran, peserta menjalani penimbangan berat badan serta pemeriksaan tekanan darah, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Erwin Kartunde menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bidang Kesehatan NPR, yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, mendukung deteksi dini ISPA, DBD, dan penyakit lainnya, serta memperkuat sinergi antara Perusahaan, Pemerintah Desa, dan Puskesmas Lahei I.

“Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera,” tambahnya.

Kolaborasi perusahaan, puskesmas serta Pemerintah Desa menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

54 thoughts on “Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, PT NPR di Barut Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis”

  1. Kalau memang aktivitasnya berada di kawasan hutan negara, bagaimana dengan izin yang diperlukan? Program kesehatan gratis ini bagus, tapi jangan sampai hanya jadi citra sementara status lahan di Karendan dan Muara Pari masih dipersoalkan.

  2. Kalau memang aktivitasnya berada di kawasan hutan negara, bagaimana dengan izin yang diperlukan? Masyarakat di tiga desa itu dilayani kesehatan, tapi apakah perusahaan sudah jelas soal PPKH dan status kawasan hutannya?

  3. Kalau memang aktivitasnya berada di kawasan hutan negara, bagaimana dengan izin yang diperlukan? Bantuan pengobatan gratis memang bermanfaat, tapi jangan tutup mata terhadap isu perizinan dan sengketa lahan yang masih menggantung.

  4. Bantuan kesehatan ke warga memang bermanfaat. Namun pertanyaan soal legalitas tetap relevan: jika lokasinya berada di hutan negara, bagaimana kelengkapan izin perusahaan di sana?

  5. Program PPM kesehatan ini patut diapresiasi. Tapi di sisi lain, masyarakat juga berhak tahu kejelasan perizinan, terutama jika aktivitas perusahaan menyentuh kawasan hutan negara.

  6. Program pengobatan gratis ini membantu masyarakat, tapi pertanyaan soal legalitas tetap penting. Kalau aktivitasnya berada di kawasan hutan negara, bagaimana dengan izin yang diperlukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gedung Bank Kalsel Selesai Direnovasi, Bupati HST Harap Peningkatan Kualitas Pelayanan

Sel Sep 8 , 2026
“Bank Kalsel memiliki peran strategis, tidak hanya dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah, tetapi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat”

You May Like

TABIRklip