
BANJARBARU (TABIRkota) – PT Adaro Indonesia menyalurkan 50 unit peralatan pemadam kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kehutanan dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat, untuk mendukung dan membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi sulit.
Menurut Government Relations Department Head PT Adaro Indonesia, M Antoni Kurniawan, peralatan pemadam tersebut terdiri dari 25 unit pompa aklon dan 25 unit mesin pemadam jinjing.
“Peralatan pemadam diberikan untuk membantu petugas menjangkau lokasi karhutla yang sulit diakses dengan peralatan pemadam berukuran besar, dan diserahkan bertahap, masing-masing pada 26 Agustus lalu untuk pompa alkon dan pada 31 Agustus untuk mesin pemadam jinjing,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com di Banjarbaru, ibu kota Kalsel, Arba (9/9).
Bantuan diterima Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, Fathimatuzzahra, didampingi Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat, Endarto, di posko tanggap bencana.
Ia mengatakan, pemilihan jenis peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, khususnya untuk menjangkau area yang sulit diakses menggunakan peralatan pemadam berukuran besar.
"Diperlukan peralatan yang bisa mobile dan lebih ringan untuk mengakses area-area karhutla yang sulit dijangkau dengan peralatan pemadam yang besar," katanya.
Terpisah, Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra mengatakan, peralatan pemadam tersebut dapat membantu dalam penanganan karhutla.
"Peralatan tersebut langsung digunakan oleh tim di lapangan," katanya.
Ia menambahkan, kemampuan peralatan yang lebih ringan dan mudah dipindahkan diharapkan dapat mendukung proses pemadaman di berbagai kondisi medan.
”Hal itu menjadi penting, terutama dalam penanganan karhutla di lahan gambut yang membutuhkan pembasahan secara intensif dan berulang untuk memastikan bara api di bawah permukaan benar-benar padam,” tambahnya.
Bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan penanganan dan mencegah meluasnya karhutla serta dampaknya, seperti kabut asap. (rls/ra)




