
TANJUNG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi upaya para Pambakal (Kepala Desa) kabupaten setempat, dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa.
Apresiasi tersebut disampaikan H Muhammad Noor Rifani saat menghadiri penandatanganan komitmen kinerja oleh para Pambakal se-Tabalong di Pendopo Bersinar, Pambataan, Tanjung, Selasa (21/4).
Menurutnya, salah satu bentuk dukungan para Pambakal dalam upaya percepatan pembangunan di tingkat desa adalah pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart.
“Masing-masing desa diharapkan dapat mengelola Bank Sampah untuk mengolah sampah plastic menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF),” ujarnya.
Ia mengatakan, RDF dapat dijual sehingga akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“RDF bisa dijual ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT MSW atau PT Conch yang siap menampung,” katanya.
Dari total 121 desa di Tabalong, sebanyak 71 desa sudah membangun RTH Smart, sementara 50 desa lainnya masih dalam proses.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong, H Adityapula Nugraha mengatakan, penandatanganan komitmen dilaksanakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil
“Penandatanganan dilaksanakan oleh 139 orang, terdiri dari 12 Camat, 121 Pambakal dan enam Direktur Badan Usaha Milik Desa atau BumDes,” katanya.
Penandatanganan komitmen, tambahnya, dilaksanakan juga untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang harmonis dalam mendukung program Tabalong Smart.
“Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah desa dalam mendukung program prioritas daerah, meningkatkan kinerjanya serta mendorong percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Diharapkan, para Pambakal dapat mempercepat realisasi program prioritas daerah, seperti pembangunan RTH Smart, pelatihan tenaga terampil, ketahanan pangan, satu data desa, pengelolaan bank sampah, implementasi posyandu 6 bidang SPM, percepatan penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan serta program strategis lainnya di tingkat desa. (lhm/ra)




