
BARABAI (TABIRkota) — Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memonitoring stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (7/5).
Monitoring tersebut dilakukan agar memastikan distribusi BBM, khususnya solar tepat sasaran.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, petugas memonitoring ketersediaan stok di SPBU Mandingin dan Sungai Rangas.
“Stok BBM di SPBU Mandingin 11.100 liter untuk bio solar, 6.342 liter pertalite, 10.924 liter pertamax dan dexlite 8.184 liter,” katanya.
Sedangkan stok di SPBU Sungai Rangas, 8.500 liter bio solar, 1.794 liter pertalite, 11.200 liter pertamax, 1.520 liter pertamax turbo dan pertamina dex 2.197 liter.
Menurutnya, pengawasan terhadap penyaluran bio solar harus terus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami meminta pihak SPBU agar mengantisipasi penyalahgunaan maupun pengisian berulang agar pelayanan masyarakat tetap berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.
AKBP Jupri JHP Tampubolon menambahkan, hasil monitoring petugas, situasi terpantau aman dan antrean masih dalam batas wajar.
“Pengecekan telah dilakukan dan tidak ada indikasi panic buying di masyarakat,” tambahnya.
Di HST terdapat 12 SPBU, dengan 9 SPBU menyediakan BBM jenis Bio Solar.
Kepada pengelola SPBU, diimbau agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta meningkatkan pengawasan terhadap penyalahgunaan mahpun praktik pengisian berulang. (fer)




