Maknai Kemerdekaan RI, PLN Enjiniring Bantu Bangun Fasilitas Sekolah di Bangkanai Barito Utara

“Lapangan multifungsi diharapkan dapat menjadi fasilitas yang mendukung proses pendidikan sekaligus menjadi ruang untuk berbagai aktivitas positif dan kebersamaan masyarakat”

PLN Enjiniring melalui program TJSL membantu membangun fasilitas sekolah sebagai bentuk memaknai kemerdekaan RI (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Dalam rangka memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Enjiniring yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan bantuan pembangunan fasilitas di SMP Yayasan Pendidikan Bangkanai.

Menurut Direktur Utama PLN Enjiniring, Handy Wihartady, fasilitas pendidikan tersebut berupa lapangan sekolah multifungsi yang direalisasikan pembangunannya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Bagi PLN Enjiniring, mengisi kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menghadirkan kesempatan bagi generasi penerus bangsa untuk tumbuh, belajar, berkarya, dan meraih masa depan,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barito Utara, Selasa (18/8).

Kehadiran lapangan multifungsi tersebut, menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung terciptanya ruang pendidikan yang lebih layak sekaligus mendorong aktivitas positif bagi masyarakat.

Melalui fasilitas tersebut, katanya, siswa diharapkan memiliki ruang yang lebih memadai untuk berolahraga, berinteraksi, mengembangkan potensi, serta membangun karakter positif.

“Program tersebut merupakan wujud kedekatan operasional perusahaan dengan masyarakat sekitar sekaligus upaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin keberadaan CNG Bangkanai tidak hanya memberikan kontribusi melalui kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Lapangan multifungsi tersebut diharapkan dapat menjadi fasilitas yang mendukung proses pendidikan sekaligus menjadi ruang untuk berbagai aktivitas positif dan kebersamaan masyarakat,” tambahnya.

Terpisah, Manager CNG Plant PLN Enjiniring, Sigit Trianto mengatakan, pelaksanaan TJSL menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Bagi PLN Enjiniring, keberlanjutan bukan hanya berkaitan dengan bagaimana perusahaan menjalankan bisnis, tetapi juga bagaimana keberadaan kami mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, lapangan sekolah multifungsi yang dibangun diharapkan dapat turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menyediakan ruang yang dapat mendorong lahirnya generasi yang sehat, aktif, berkarakter, dan berprestasi.

“Keberadaan SMP Yayasan Pendidikan Bangkanai yang berada di sekitar wilayah operasional CNG Bangkanai juga menjadi perhatian PLN Enjiniring dalam membangun hubungan yang harmonis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP Yayasan Pendidikan Bangkanai, Marindu mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan PLN Enjiniring terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di sekolahnya.

“Kehadiran fasilitas yang lebih layak tentu sangat berarti bagi sekolah, karena dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas, praktik pendidikan jasmani, upacara, hingga kegiatan ekstrakurikuler,” katanya.

Diharapkan, lapangan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar sekolah.

Pembangunan lapangan diharapkan dapat mempererat hubungan perusahaan dengan para pemangku kepentingan serta menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sosial yang berkelanjutan. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wujud Kepedulian Sosial, PT Multipersada Gatramegah Gelar Sunat Massal untuk Anak dari 3 Desa di Barut

Sel Agu 18 , 2026
“Sunatan massal diikuti anak-anak dari Desa Sei Rahayu I, Sei Rahayu II dan Rimba Sari dengan total sebanyak 28 peserta"

You May Like

TABIRklip