
KOTABARU (TABIRkota) – Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), mendampingi bupati setempat melakukan audensi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk mengawal rencana pembangunan Embung Seratak.
Menurut Ketua DPRD Kotabaru, Hj Suwanti, dalam audensi yang dilaksanakan pada Kamis (11/6) kemarin itu, ia didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II.
“Dalam audensi tersebut, kita diterima Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri RI, Iwan Kurniawan,” ujarnya di Kotabaru, Jumat (12/6).
Ia mengatakan, DPRD Kotabaru berkomitmen untuk turut mengawal dan memperjuangkan usulan pembangunan Embung Seratak dan jaringan irigasi teknis melalui program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID).
“Dukungan DPRD Kotabaru terhadap program tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan solusi jangka panjang atas kebutuhan air bersih dan penguatan sektor pertanian,” katanya.
Ia menambahkan, Embung Seratak tidak hanya berfungsi sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga menjadi harapan masyarakat dalam mengatasi krisis air saat musim kemarau.
“Pembangunan Embung Seratak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan air, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kotabaru secara berkelanjutan,” tambahnya.
Proyek Embung Air Terjun Seratak kawasan Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, merupakan proyek strategis berkapasitas tampung sekitar 700 ribu meter kubik.
Proyek pembangunan ditargetkan mulai pada 2026 ini, sebagai solusi permanen untuk menyuplai bahan baku air bersih serta mengaliri jaringan irigasi pertanian di wilayah pesisir Pulau Laut Timur.
Kehadiran unsur pimpinan DPRD Kotabaru dalam audiensi tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan pembangunan strategis daerah dilakukan secara kolaboratif antara eksekutif dan legislatif demi mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (adv)




