Pemenuhan Gizi dan Penguatan Generasi Sehat, Pemkab Kotabaru Resmikan MBG di Pulau Laut Sigam

“SPPG bukan hanya dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang dapat menjadi tempat konsultasi gizi dan kolaborasi lintas sektor”

Pemkab Kotabaru resmikan MBG di Pulau Laut Sigam (foto: TABIRkota/siti hadisah)

KOTABARU, (TABIRkota)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) resmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memenuhi gizi dan penguatan generasi sehat, di Kecamatan Pulau Laut Sigam, Arba (13/5).

Program tersebut dijalankan oleh Yayasan Youth Entrepreneurship School melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, Drs H Murdianto mengatakan, yayasan dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut patut diapresiasi.

“Program MBG merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda di Kabupaten Kotabaru,” katanya.

Gizi yang baik, ujarnya, sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta kemampuan belajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Kotabaru masih membutuhkan banyak SPPG untuk menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” ujarnya.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dan calon investor guna memperluas layanan MBG di Kotabaru.

Peningkatan kualitas pendidikan, tambahnya, tidak hanya ditentukan oleh aspek pembelajaran, tetapi juga didukung pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak.

“Program MBG menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Youth Entrepreneurship School, Munzirin mengatakan, SPPG Sigam merupakan unit ke-7 yang telah beroperasi di Kotabaru.

“MBG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas,” katanya.

Target pembangunan SPPG di Kotabaru mencapai puluhan unit yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan pesisir.

Kehadiran SPPG juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, melalui keterlibatan pelaku UMKM, petani dan peternak lokal sebagai pemasok kebutuhan pangan.

SPPG bukan hanya dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang dapat menjadi tempat konsultasi gizi dan kolaborasi lintas sektor. (cah/fer)

Pewarta: Siti Hadisah

Journalist - Kotabaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Stabilkan Harga Pangan, Pemkab Barito Utara Hadirkan Gepamor On The Road di Rahaden

Rab Mei 13 , 2026
“DKPP Barito Utara menyediakan berbagai bahan pangan seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur dan bapok lainnya”

You May Like

TABIRklip