
TANJUNG (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Muhammad Taufani Alkaf berharap, program modernisasi pertanian dapat mendongkrak hasil panen di kabupaten setempat.
Hal tersebut disampaikan Habib Muhammad Taufani Alkaf saat menghadiri kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) Tabalong di Hotel Jelita Tanjung, Kamis (21/5).
Menurutnya, temu penyuluh yang diikuti 68 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Tabalong tersebut, merupakan penyuluhan pasca Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 yang menyebutkan para penyuluh berada di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementan RI karena telah dipercaya menjadi percontohan dalam program modernisasi pertanian,” ujarnya.
Hal itu, katanya, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Tabalong bersama para PPL untuk mengawal program tersebut agar hasilnya sesuai harapan.
“Dengan adanya program modernisasi pertanian, hasil panen diharapkan dapat semakin meningkat, misal yang hasil awalnya hanya bisa mencapai lima ton, nanti menjadi 10 ton,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalsel, Wahida Annisa Yusuf mengatakan, Tabalong sejak 2025 mendapat bantuan cetak sawah, optimasi lahan dan irigasi perpompaan.
“Penyuluh pertanian wajib mengawal kegiatan-kegiatan yang sudah diberikan ke Tabalong dan nanti kita lakukan monitoring lagi, seberapa besar manfaatnya,” katanya.
Ia menambahkan, Tabalong juga pada 2026 ini menjalankan kegiatan percontohan pertanian modern yang sudah dilakukan tanam perdana di Kecamatan Jaro.
“Melalui kegiatan ini, kita mengenalkan modernisasi di bidang pertanian dengan cara tanam benih langsung dengan menggunakan Alsintan,” tambahnya.
Pada temu penyuluh tersebut, juga dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan penyuluhan pertanian di tingkat kecamatan dan desa se-Tabalong.
Melalui kegiatan temu penyuluh tersebut, diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi PPL dalam memberikan pendampingan kepada para petani. (lhm/ra)




