
TANJUNG (TABIRkota) – Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Hj Hamida Munawarah mengajak masyarakat kabupaten setempat untuk menerapkan perilaku Stop Boros Pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Hj Hamida Muhawarah saat mewakili Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, membuka kegiatan Sosialisasi Food Loss and Waste atau Gerakan Stop Boros Pangan di Aston Tanjung City Hotel, Senin (11/5).
Menurutnya, persoalan food loss dan food waste atau boros pangan, saat ini perlu menjadi perhatian bersama semua pihak, mengingat hal tersebut berdampak langsung terhadap ketahanan pangan, lingkungan dan kondisi ekonomi masyarakat.
“Makanan yang terbuang bukan hanya sekadar sampah, tetapi juga berarti terbuangnya hasil kerja petani, penggunaan air, energi serta waktu dan biaya yang telah dikeluarkan dalam proses produksi pangan,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menyambut baik adanya upaya membangun komitmen bersama dari para pelaku usaha hotel, restoran dan ritel untuk melakukan donasi pangan berlebih yang masih layak konsumsi.
“Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat positif dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengurangi pemborosan pangan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DKP3 Tabalong, Suaidi mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian komitmen pemerintah daerah dalam mendukung regulasi pengelolaan sampah.
“Selain itu, juga sebagai upaya membangun pemahaman bersama serta sinergi antar pemangku kepentingan lintas sektor untuk mencegah pemborosan pangan dan mendistribusikan pangan berlebih kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel tersebut, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif boros pangan, mengedukasi teknik pengelolaan pangan rumah tangga yang efektif untuk mengurangi sisa makanan serta mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku Stop Boros Pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan, kegiatan sosialisasi yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) Tabalong tersebut, dapat mendorong terwujudnya aksi zero waste di lingkungan desa, sekolah maupun perangkat daerah. (lhm/ra)




