
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Polres Barito Utara (Barut), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), mengerahkan Tim Resmob dan tim gabungan untuk mengejar pelaku pembantaian sadis yang menewaskan satu keluarga di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Kapolres Barut, AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Ricky Hermawan mengatakan, Polres setempat terus melakukan pengejaran terhadap salah seorang terduga pelaku yang saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Terduga pelaku dengan inisial SPN yang telah masuk DPO, terus kita buru hingga ke luar wilayah Kateng,” katanya di Muara Teweh, ibu kota Barut, Arba (29/4).
Menurutnya, tim Resmob bersama tim gabungan terus melakukan pengejaran secara penyeluruh.
“Semoga dalam waktu dekat, terduga pelaku dapat segera diamankan dan kasus ini segera terungkap,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Polres Barut telah meringkus tiga tersangka, namun masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing, termasuk kemungkinan adanya aktor utama.
“Peran masing-masing tersangka baru bisa disimpulkan nanti setelah seluruh pelaku berhasil diamankan,” tambahnya.
Sebelumnya, terjadi aksi pembantaian sadis terhadap satu keluarga di area perusahaan pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH), PT Timber Dana, di Benangin II, Teweh Timur, perbatasan Kalteng – Kalimantan Timur (Kaltim) pada Ahad (19/4) sekitar pukul 16.30 Wib.
Akibat peristiwa berdarah tersebut, lima orang meninggal dunia, masing-masing Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3) dan Ono (50), sedangkan satu orang lagi, Alfian (40), selamat namun dalam kondisi kritis. (ded/ra)




