
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Camat Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Novrianto Elyanus Wengkau, memantau pelaksanaan Imunisasi Kejar 2026 di Desa Supang, untuk memastikan para balita mendapatkan vaksin lengkap.
Pemantauan dilakukan pada Posyandu Kasih Bunda, Supang yang melaksanakan Imunisasi Kejar 2026 bersama tim medis dari UPT Puskesmas Sei Hanyo di Balai Desa setempat, Kamis (15/10).
Menurut Novrianto Elyanus Wengkau, pemantauan dilaksanakan untuk memastikan agar seluruh anak-anak atau balita di wilayah Kecamatan Kapuas benar-benar mendapatkan imunisasi yang lengkap sehingga memperoleh perlindungan optimal dari penyakit.
“Antusias para orang tua balita untuk hadir ke Posyandu membuktikan bahwa mereka telah memahami pentingnya Imunisasi Kejar 2026,” ujarnya.
Ia mengatakan, menumbuhkan kesadaran orang tua tentang pemberian imunisasi kepada anak, merupakan hal yang sangat penting.
“Dengan kesadaran yang tinggi, imunisasi kejar dapat dilaksanakan maksimal untuk menutupi kesenjangan, melindungi anak secara individu serta membangun kekebalan kelompok dan memaksimalkan efektivitas vaksin, sudah dimengerti para orang tua,” katanya.
Ia menambahkan, melalui imunisasi kejar 2026, diharapkan seluruh anak, khususnya balita, di wilayah Kapuas Hulu dapat memiliki kekebalan tubuh terhadap bermacam penyakit.
“Imunisasi kejar bertujuan untuk melengkapi dosis vaksin yang tertunda bagi balita yang pada jadwal sebelumnya si anak berhalangan, seperti sedang sakit misalnya,” tambahnya.
Imunisasi Kejar atau dalam istilah medis internasional disebut catch-up immunization adalah kegiatan pemberian imunisasi atau vaksinasi kepada anak-anak, terutama bayi dan balita, yang sempat tertinggal, belum lengkap, atau belum pernah mendapatkan dosis imunisasi rutin sama sekali sesuai jadwal usianya.
Program Imunisasi Kejar 2026 yang dilaksanakan UPT Puskesmas Sei Hanyo di Kapuas Hulu merupakan langkah intensif pascapandemi untuk mengejar kesenjangan imunitas anak akibat jadwal posyandu yang sempat tertunda karena anak sakit atau keterbatasan akses pelayanan kesehatan di tahun-tahun sebelumnya.
Kegiatan Imunisasi Kejar tersebut, dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama tim medis dari UPT Puskesmas Sei Hanyo dan seluruh kader kesehatan desa. (yul/ra)



