
KOTABARU (TABIRkota) – Keberhasilan panen perdana udang vaname yang dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan kelompok pembudidaya masyarakat, merupakan pilar baru ketahanan pangan daerah.
Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru, Abu Suwandi, menanggapi keberhasilan panen perdana udang vaname di Tambak Klaster Sinar Empang, Desa Sungai Limau, Kecamatan Pulau Laut Timur, Ahad (24/5) kemarin.
“Keberhasilan budidaya udang vaname berbasis teknologi modern, dapat diproyeksikan menjadi penopang baru ketahanan pangan, sekaligus mesin pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Menurutnya, panen perdana udang vaname yang dipimpin Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati (Wabup) setempat, Syairi Mukhlis tersebut, merupakan tonggak kebangkitan ekonomi pesisir.
“DPRD Kotabaru mengapresiasi kerja keras Kelompok Sinar Empang, Dinas Perikanan Kotabaru serta komitmen kuat Bupati yang sukses mengawal proyek percontohan tersebut hingga berhasil,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan panen perdana tersebut, merupakan bukti konkret sinergi yang berjalan baik antara kelompok pembudidaya di lapangan, dinas teknis dan komitmen penuh dari bupati dalam mendorong potensi lokal.
“Konsep ketahanan pangan di Kotabaru harus bergerak dinamis dan tidak boleh hanya terpaku pada sektor pertanian padi, karena itu keberhasilan panen perdana udang vename tentu membawa angin segar bagi ketahanan pangan daerah,” tambahnya.
Dengan bentang wilayah pesisir yang luas, sektor kelautan dan perikanan dinilai memiliki posisi yang sama strategisnya.
Ketahanan pangan itu tidak melulu soal beras atau karbohidrat, karena pemenuhan gizi dan kedaulatan pangan berbasis protein hewani, justru ada di tangan para nelayan dan pembudidaya.
Suksesnya budidaya udang vaname modern tersebut, membuktikan bahwa Kotabaru memililki pilar baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. (adv)




