Cegah Karhutla, Pemkab Balangan Sebar Spanduk Imbauan di Lima Kecamatan

“Pemasangan spanduk merupakan salah satu bentuk mitigasi non-struktural untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla”

Petugas BPBD Balangan memasang spanduk himbauan sebagai bentuk mitigasi non-struktural untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla (foto: TABIRkota/mc blg)

PARINGIN (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, menyebarkan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis di lima kecamatan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, pemasangan spanduk telah dilaksanakan pada Senin (27/7) kemarin.

“Pemasangan spanduk dilakukan di wilayah sekitar kantor kecamatan sebagai pusat aktivitas masyarakat, agar pesan kewaspadaan dapat tersampaikan secara luas,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Selasa (28/7).

Hingga saat ini, spanduk imbauan waspada karhutla telah terpasang di lima kecamatan, masing-masing di Kecamatan Paringin, Lampihong, Halong, Juai dan Batumandi.

Ia mengatakan, pemasangan spanduk merupakan salah satu bentuk mitigasi non-struktural untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Balangan untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, karena musim kemarau sangat rawan terjadi kebakaran, terutama akibat aktivitas manusia,” katanya.

Spanduk imbauan berisi lima poin penting dalam upaya mencegah karhutla yang wajib diperhatikan masyarakat, yaitu dilarang membuka atau membersihkan lahan dengan cara Dibakar dan tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.

Kemudian menghindari praktik membuka lahan dengan cara membakar hutan dan lahan, tidak meninggalkan api di hutan dan lahan, serta laporkan jika mengetahui ancaman/potensi bahaya ke nomor 112.

Jumaidil Hairi menambahkan, BPBD Balangan akan terus melakukan patroli, sosialisasi dan koordinasi dengan aparat kecamatan, desa serta relawan, untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla.

"Dengan langkah preventif yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat semakin sadar dan aktif berperan dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana karhutla,” tambahnya.

Melalui pemasangan spanduk tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika melihat potensi kebakaran. (fer/ra)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Barito Utara: Ormas Pilar Penting Kehidupan Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan

Sel Jul 28 , 2026
"Keberhasilan berbagai program pembangunan di Barut, memerlukan dukungan aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk Ormas"

You May Like

TABIRklip