Evaluasi BRE Cup VIII U-15, PT BRE Dorong Talenta Lokal Tapin “Angkat Piala”

“Turnamen BRE Cup lahir sebagai wujud nyata dukungan PT BRE terhadap pembinaan atlet muda di Tapin, untuk mendorong lahirnya talenta lokal berkualitas”

BRE Cup VIII menjadi catatan untuk memperkuat pembinaan agar pada turnamen berikutnya, tim Tapin dapat keluar sebagai juara (foto: TABIRkota/ist)
BRE Cup VIII menjadi catatan untuk memperkuat pembinaan agar pada turnamen berikutnya, tim Tapin dapat keluar sebagai juara (foto: TABIRkota/ist)

RANTAU (TABIRkota) – PT Bhumi Rantau Energi (BRE) terus mendorong agar talenta lokal Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dapat berhasil mengangkat piala pada turnamen BRE Cup U-15 yang akan datang.

Menurut General Manager PT BRE, Yardi Aswan, hal tersebut berdasarkan hasil evaluasi dari pelaksanaan turnamen BRE Cup VIII U-15 yang resmi ditutup pada laga final di Lapangan Dwi Dharma Rantau pada Senin (28/9) kemarin.

“Pada liga final kemarin, tim lokal Tapin masih belum lolos dan yang keluar sebagai juara adalah tim Foosball setelah menaklukkan SSB Nagara Dipa dengan skor 5-0,” ujarnya.

Di posisi kedua, diduduki SSB Nagara Dipa, disusul SSB Wasaka Banjarmasin di peringkat ketiga dan PS Padang Batung di posisi keempat.

Selaku penyelenggara turnamen BRE Cup U-15, katanya, pihaknya terus mengevaluasi hasil pertandingan, dimana kali ini tim Tapin terhenti di babak perdelapan final.

“Turnamen BRE Cup lahir sebagai wujud nyata dukungan PT BRE terhadap pembinaan atlet muda di Tapin, karena itu kami terus mendorong lahirnya talenta lokal berkualitas,” katanya.

Diyakini, kompetisi usia muda harus terus diberikan agar pemain memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi tim-tim dari luar daerah.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Tapin, Ferdy Setiawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan yang diberikan PT BRE.

“Kompetisi seperti BRE Cup penting untuk membuka ruang bagi pemain muda menunjukkan kemampuan dan untuk itu, kami sangat berharap dukungan PT BRE dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut, agar atlet-atlet muda Tapin mampu bersaing di tingkat regional,” katanya.

Askab PSSI Tapin sendiri akan memperkuat proses pembinaan, termasuk melalui seleksi yang lebih ketat dan optimalisasi program pengembangan pemain muda.

Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tapin, Zainal Abidin mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin mengapresiasi konsistensi PT BRE dalam menghadirkan kompetisi sepak bola usia muda.

“Pengalaman bertanding yang diperoleh pemain melalui turnamen, menjadi modal penting dalam meningkatkan kemampuan dan mental kompetisi,” katanya.

Diharapkan, pelaksanaan BRE Cup VIII menjadi catatan untuk memperkuat pembinaan agar pada turnamen berikutnya, trofi utama bisa menjadi target yang benar-benar diperjuangkan tim Tapin sebagai tuan rumah. (ati/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip