Bupati Barito Utara: Festival Kuntau ASBADATA Momentum Penting Membentuk Karakter Pemuda

“Festival Kuntau ASBADATA merupakan momentum penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda”

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Setda Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati mewakili Bupati setempat, H Shalahuddin membuka Festival Kuntau ASBADATA (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Festival Kuntau Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata atau ASBADATA merupakan momentum penting dalam membentuk karakter pemuda menjadi kuat, menjunjung tinggi sportivitas serta mampu menjadi duta budaya, ujar Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), H Shalahuddin.

Hal tersebut disampaikan H Shalahuddin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati saat membuka Festival Kuntau ASBADATA di kawasan Waterfront City (WFC) Muara Teweh, Sabtu (25/7).

Menurutnya, Festival Kuntau ASBADATA merupakan momentum penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang mencintai tradisi daerah.

“Kuntau merupakan salah satu kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sebagai tradisi penyambutan tamu dalam berbagai kegiatan adat suku Dayak maupun masyarakat Kalimantan pada umumnya,” ujarnya.

"Dalam setiap gerak dan jurus kuntau terkandung nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, ketangkasan, penghormatan kepada kepala suku, serta semangat persaudaraan.

Nilai-nilai tersebut, katanya, harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri dan tetap bangga terhadap budaya daerah.

“Perkembangan zaman dan derasnya pengaruh budaya luar menjadi tantangan dalam menjaga kelestarian budaya lokal, sehingga diperlukan komitmen bersama untuk terus menghidupkan dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan, melalui Festival Kuntau ASBADATA diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya mahir dalam seni bela diri tradisional, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

“Semoga festival ini menjadi angin segar dalam meningkatkan reputasi budaya lokal sekaligus menjaga kelestarian tradisi kuntau agar tetap diwariskan dari generasi ke generasi,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta diingatkan, agar mengikuti festival dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan dan menampilkan kemampuan terbaik.

Festival Kuntau ASBADATA kali ini diikuti peserta dari sembilan kecamatan se- Barito Utara. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip