
BATULICIN (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam di Danau Arraudah 6, Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan menggunakan alat selam, Ahad (7/6).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian dari anggota Brimob Tanah Bumbu, Suristo pada pukul 12.15 WITA.
“Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WITA, saat itu korban atas nama Oktovelo Kandy Irawan (10), bersama sejumlah temannya mandi dan berenang di area danau galian,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Ahad (7/6).
Saat berenang itulah, korban diduga mengalami kesulitan dan sempat meminta pertolongan kepada rekannya, namun upaya bantuan tidak berhasil dilakukan sehingga bocah itu tenggelam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, ujarnya, Basarnas Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Batulicin yang terdiri dari enam personel menuju lokasi kejadian pada pukul 12.33 WITA menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Hilux.
“Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah keberangkatan untuk segera melaksanakan operasi pencarian,” ujarnya.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Rescue Unit Siaga SAR Batulicin, Polsek Tanah Bumbu, Brimob Tanah Bumbu, Babinsa Tanah Bumbu, serta warga setempat.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan pencarian, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti rubber boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, dua set peralatan selam serta perlengkapan pendukung lainnya.
“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan danau menggunakan perahu karet serta penyelaman pada titik-titik yang dicurigai, dengan kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi,” tambahnya.
Seluruh unsur SAR yang terlibat terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal guna menemukan korban secepat mungkin.
Kepada masyarakat, khususnya para orang tua, diimbau agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan guna mencegah terjadinya kejadian serupa. (rls/ra)



