
PARINGIN (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, kembali menggelar kegiatan Pasar Murah di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Kamis (4/6).
Menurut Staf Kemetrologian dan Stabilitas Harga, Disperindag Balangan, Muhammad Iqbal Afriadi, Pasar Murah dilaksanakan sebagai upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok).
“Pasar Murah di Papuyuan kali ini, merupakan yang ke-36 yang kita laksanakan di sepanjang 2026 ini,” ujarnya.
Kegiatan Pasar Murah, katanya, merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Program pasar murah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di berbagai desa di Balangan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah," katanya.
Ia menambahkan, kehadiran Pasar Murah di Pupuyuan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi salah satu upaya menjaga ketahanan ekonomi di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas jangkauan program Pasar Murah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambahnya.
Sementara itu, Pambakal (Kepala Desa) Pupuyuan, Abdul Sani mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Pasar Murah yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kami menyambut baik kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan Disperindag Balangan, karena sangat membantu meringankan beban ekonomi warga," katanya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga terlihat dari banyaknya yang datang memanfaatkan kesempatan berbelanja dengan harga lebih rendah dari pasaran.
Karena itu, kami berharap Pasar Murah dapat kembali dilaksanakan di Pupuyuan,” tambahnya.
Saat pelaksanaan Pasar Murah, sejak pagi warga yang didominasi ibu rumah tangga telah memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur dan tepung disediakan dengan menggandeng sejumlah distributor lokal dan regional.
Melalui program subsidi, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok di Pasar Murah dengan harga yang lebih terjangkau. (fer/ra)




