Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Bupati Barito Utara Pimpin Kaji Tiru ke DIY

“Kaji tiru bertujuan untuk menggali praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan Pemda DIY dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik”

Bupati Barut, H Shalahuddin menyerahkan cindera mata saat memimpin kunker ke DIY (foto: TABIRkota/diskominfosandi)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), H Shalahuddin memimpin kunjungan kerja pada kegiatan kaji tiru ke ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, Selasa (4/8).

Dalam rilis pers yang diterima TABIRkota.com, H. Shalahuddin mengatakan bahwa kaji tiru tersebut merupakan sarana pembelajaran, memperoleh wawasan serta pertukaran pengalaman.

“Selain itu, kaji tiru juga bertujuan untuk menggali praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan Pemda DIY dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” katanya.

Menurutnya, rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah (Sekda), Muhlis serta jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, disambut Kepala Dinas Kesehatan DIY, Gregorius Anung Trihadi.

“Kepala Dinas Kesehatan DIY hadir mewakili Gubernur untuk melakukan dialog interaktif yang dilaksanakan di Gedong Pracimasana, Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara sangat mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan dari Pemda DIY.

"Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus bentuk nyata semangat kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik," tambahnya.

Melalui kunjungan kerja kali ini, Pemkab Barito Utara berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih baik, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melahirkan inovasi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diharapkan, kunjungan kerja dapat berlangsung secara terbuka, substantif, dan konstruktif, sehingga mampu memberikan manfaat besar bagi peningkatan kinerja tata kelola pemerintahan di masing-masing daerah. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dana Transfer Pusat Berkurang, Pemkab Balangan Pastikan Enam Prioritas Pembangunan Tetap Berjalan

Sel Agu 4 , 2026
"Meski anggaran mengalami penyesuaian, Pemkab Balangan memastikan arah pembangunan tetap berpedoman pada enam prioritas pembangunan daerah"

You May Like

TABIRklip