Matangkan Persiapan POPDA 2026, DPRD HSU Gelar Raker Bersama Eksekutif

“Pada ajang POPDA 2026 di Banjarmasin yang dilaksanakan Mei ini, HSU rencananya akan mengikuti cabor basket, voli, sepak bola dan sepak takraw”

DPRD HSU menggelar raker bersama pihak eksekutif membahas persiapan POPDA 2026 (foto: TABIRkota/ist)

AMUNTAI (TABIRkota) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja (raker) bersama pihak eksekutif untuk mematangkan persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026.

Raker yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, H Teddy Suryana dan dihadiri Ketua Komisi II, H Mukhsin Haita serta Ketua Komisi I, Almien Ashar Safari tersebut, dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Baru Lantai II DPRD HSU pada Arba (29/4) lalu.

Pada raker tersebut, H Teddy Suryana menegaskan komitmen DPRD HSU untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah melalui dukungan anggaran dan pembinaan yang lebih serius.

“2026 ini kita harus lebih fokus, tidak hanya sekadar ikut dengan target yang jelas dan kalau bisa bukan hanya tujuh besar, tapi lima besar,” katanya.

Untuk itu, diperlukan dukungan anggaran, fasilitas dan motivasi yang harus sudah disiapkan sejak dini.

Menurut anggota DPRD HSU, Budi Lesmana, hal yang sangat penting adalah, perencanaan dan pengelolaan kegiatan yang harus betul-betul disiapkan dengan matang.

“Ini memang kegiatan rutin, tapi harus dikelola dengan baik dan jangan sampai kebutuhan dasar seperti atribut serta perlengkapan tidak siap,” ujarnya.

Persiapan yang tidak maksimal, dikhawatirkan akan berimbas pada kondisi para atlet yang bertanding di POPDA mendatang.

Ketua Komisi I, Almien Ashar Safari pada raker tersebut mengusulkan agar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU, aktif menggelar kompetisi antar pelajar, termasuk memanfaatkan momentum hari besar nasional.

“Kita perlu membangun atmosfer kompetisi, yang bisa dilakukan melalui event antar sekolah atau kerja sama dengan wilayah Banua Enam,” katanya.

Hal tersebut dipandang penting untuk menambah pengalaman bertanding para atlet, sebelum terjun ke ajang yang lebih besar seperti POPDA.

Ketua Komisi II, H Mukhsin Haita menambahkan, pembinaan berkelanjutan melalui kalender event wajib dan penyediaan sarana prasarana olahraga di sekolah, sangat penting dalam mendukung suksesnya POPDA.

“Bergerak sekalian, jangan tanggung, dengan pembinaan yang harus didukung fasilitas,” tambahnya.

Kepada Disdik HSU, disarankan untuk melakukan pendataan sekolah yang belum memiliki sarana olahraga.

Sementara itu, Kepala Disporapar HSU, Syaifullah mengatakan, POPDA direncanakan akan dilaksanakan pada Mei ini di Banjarmasin.

“Rencananya kita akan mengikuti cabang olahraga (cabor) basket, voli, sepak bola dan sepak takraw dengan target minimal masuk tujuh besar,” katanya.

Dari hasil seleksi yang diikuti 386 pelajar sejak Februari lalu, telah ditetapkan total 103 orang yang akan berangkat, termasuk atlet, pelatih dan official.

Raker itu sendiri dihadiri anggota DPRD lainnya, seperti Ratna Sri Dewi, Aisha Nadela, Junaidi, Budi Lesmana dan Hendra Royadi serta pihak eksekutif. (ra/zs)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lepas Keberangkatan Calhaj, Bupati Barut Doakan Jemaah Kembali Sebagai Haji Mabrur

Sab Mei 2 , 2026
"Pelepasan jemaah calhaj Barut menandai dimulainya perjalanan panjang, setelah mengikuti rangkaian manasik serta syukuran dan doa bersama pada hari sebelumnya"

You May Like

TABIRklip