
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Satu keluarga di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), dibantai dengan sadis hingga menyebabkan lima orang meninggal dunia dan satu orang lainnya kritis.
Informasi di lapangan menyebutkan, peristiwa tragis tersebut terjadi di daerah perbatasan Kalteng – Kalimantan Timur (Kaltim) yang masuk wilayah Benangin II, tepatnya di area perusahaan pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH), PT Timber Dana pada Ahad (19/4) sekitar pukul 16.30 Wib.
Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan korban selamat, Alfian (40), peristiwa berdarah tersebut bermula dengan kedatangan tiga orang terduga pelaku menggunakan mobil jenis Toyota Kijang ke lokasi kejadian.
Para pelaku yang diduga membawa senjata tajam dan senjata api rakitan tersebut, sempat menanyakan identitas korban sebelum melakukan penyerangan secara brutal.
Para pelaku dengan beringas mencari para korban dan membantai mereka satu persatu, yang salah seorang diantaranya masih berusia tiga tahun.
Usai para korban terkapar tak berdaya, para pelaku membakar pondok dan warung milik korban, sebelum kemudian melarikan diri sekitar pukul 17.30 Wib.
Warga yang mengetahui peristiwa itu, segera mengevakuasi korban yang masih hidup ke RSUD Muara Teweh.
Sedangkan lima korban meninggal lainnya, dievakuasi tim medis menggunakan lima unit ambulans pada Senin (20/4) pagi dan tiba di RSUD Muara Teweh sekitar pukul 11.00 Wib.
Para korban meninggal dunia masing-masing Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3) dan Ono (50).
Sedang para terduga pelaku yang telah diketahui identitasnya, masing-masing Lukas (55), Pusen (50) dan Mano (52), ketiganya tercatat sebagai warga Benangin I, Teweh Timur.
Hingga saat ini, aparat berwenang masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku. (ded/ra)



