Hadiri Apel Gelar Pasukan Karhutla, Sekda Barut Komitmen Dukung Upaya Mitigasi Bencana

“Peran seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait sangat krusial dalam upaya pencegahan bencana karhutla”

Sekda Barut, Muhlis bersama Kapolres Barut, AKBP Singgih Febiyanto melakukan pemeriksaan kesiapan sarpras penanggulangan bencana karhutla (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) berkomitmen mendukung penuh sinergi semua pihak, TNI Polri dan insan instansi teknis dalam upaya mitigasi bencana.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Barut, Muhlis saat menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di halaman Mapolres setempat, Muara Teweh, Jumat (17/4).

Menurutnya, kegiatan apel digelar sebagai langkah proaktif dalam menyikapi peringatan dini fenomena El Nino Godzilla.

“El Nino Godzilla merupan anomali cuaca yang diprediksi akan memicu kekeringan ekstrem dan meningkatkan risiko kebakaran hutan secara signifikan di wilayah Kalteng, khususnya Barut,” ujarnya.

Ia mengatakan, peran seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait sangat krusial dalam upaya pencegahan bencana karhutla.

"Fenomena El Nino Godzilla menuntut kita untuk bekerja lebih ekstra dan jangan sampai kabut asap mengganggu kesehatan serta aktivitas ekonomi masyarakat di Barut,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Barut, AKBP Singgih Febiyanto mengatakan, patroli gabungan akan ditingkatkan di titik-titik rawan kebakaran.

“Penggunaan aplikasi pemantauan titik panas (hotspot) akan menjadi ujung tombak dalam deteksi dini,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak hanya siap memadamkan, tapi juga mengutamakan pencegahan.

“Sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar terus kami masifkan," tambahnya.

Usai Apel, Sekda bersama Kapolres Barut melakukan pengecekan langsung terhadap barisan personel dan kesiapan alat pemadam kebakaran, meliputi mesin pompa air dan selang, kendaraan operasional meliputi mobil tangki BPBD dan kendaraan taktis Polres setempat serta alat komunikasi.

Melalui kegiatan apel gelar pasukan tersebut, diharapkan seluruh instansi di Barut dapat memiliki kesamaan pola tindak dalam penanganan darurat karhutla, sehingga dampak buruk dari fenomena cuaca ekstrem dapat diminimalisir. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Komitmen Jalankan Pengelolaan Lingkungan, PT SMM di Barut Raih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025

Sab Apr 18 , 2026
“Peringkat Hijau PROPER merupakan hasil komitmen bersama seluruh insan PT SMM dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan usaha dan tanggung jawab lingkungan"

You May Like

TABIRklip